Denpasar (Metrobali.com)-
Kepolisian Resor Badung, Bali, menduga pelaku pembunuhan kontraktor berinisial ED dan BS kabur ke Pulau Jawa.

“Hasil pengungkapan kasus pembunuhan kontraktor tersebut sudah menemukan titik terang, pelaku melarikan diri ke Jawa,” kata Kabag Humas Polres Badung AKP I Made Dina, Jumat (7/6).

Pihaknya saat ini sudah mengumpulkan beberapa barang bukti untuk memperkuat pengungkapan pelaku pembunuhan Nyoman Susila (46).

Namun pihaknya belum bisa menargetkan, kapan pelaku pembunuhan tersebut tertangkap. “Kami tidak bisa memberikan target pengungkapan, tetapi secepatnya akan memberikan hasil pengungkapan kasus tersebut,” tegasnya.

Sebelumnya aksi perampokan sadis disertai pembunuhan terjadi di rumah korban di Jalan Pandu Banjar Dukuh, Dalung, Senin (3/6) sekitar pukul 08.30-10.00 Wita.

Namun, menurut Made Dina kasus itu terungkap pada Selasa (4/6) pagi, setelah istri korban Ni Luh Eny Suryanti (27) melapor ke Mapolsek Kuta Utara karena melihat kondisi rumah yang sudah berantakan dan penuh ceceran darah.

Perampok tersebut berhsil membawa sebuah laptop, mobil Jeep CJ7 dan sepeda motor Yamaha Mio milik korban, namun di dalam rumah ditemukan sepeda motor Supra yang diduga milik perampok.

Berdasarkan laporan dari beberapa saksi di sekitar rumah korban bahwa mereka sempat melihat dua pria mendatangi rumah korban pada Senin (3/6) sekitar pukul 08.30 Wita dan sekitar pukul 10.00 Wita, mobil dan motor yang biasanya parkir di garasi rumah korban sudah kosong.

Namun tetangga korban tidak mendengar ada kegaduhan di dalam rumah tersebut. Dua tamu pria yang mengunjungi korban pagi itu juga tidak dikenalnya Polisi saat ini menduga kuat pelaku perampokan sadis adalah dua tamu yang mendatangi korban pagi itu.

“Kedua pria tersebut diduga kuat merupakan karyawan korban. Tetangga korban menyatakan, kedua pelaku masing-masing berinisial ED dan BS,” ujarnya.

Keduanya merupakan karyawan korban dan diketahui tinggal di dalam areal bekas Taman Reptil dan Buaya Indonesia Jaya di Desa Werdi Buana, Mengwi, Kabupaten Badung, yang dikuatkan dengan fakta bahwa di dalam rumah korban ditemukan motor Honda Supra Fit warna hitam bernomor polisi DK-5078-FE dan beberapa barang lainnya. INT-MB