Denpasar (Metrobali.com)-
Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Bali, Brigadir Jenderal Ketut Untung Yoga menegaskan jika terorisme sudah masuk ke Bali. Bahkan, kata dia, teroris membidik peringatan 10 tahun bom Bali I yang dipusatkan di Garuda Wisnu Kencana (GWK). Atas hal itu, Untung Yoga mengaku pihaknya sudah melakukan pengamanan ketat di sekitar lokasi. Mereka yang diizinkan masuk ke lokasi adalah mereka yang merupakan delegasi dan undangan resmi.
“Percayakan kepada kami. Mohon doa dari teman-teman dan masyarakat bagi kami. Mudah-mudahan bisa kami cegah. Mudah-mudahan juga mereka yang berniat melakukan kekacauan bisa mengurungkan niatnya,” kata Untung Yoga, usai gelar pasukan pengamanan peringatan bom Bali I di Lapangan Mako Brimobda Bali, Jalan Tohpati, Denpasar, Rabu 10 Oktober 2012.
Untung Yoga melanjutkan, soal ancaman terorisme itu nyata adanya di Bali, khususnya saat peringatan bom Bali I digelar. “Ya, ancaman iya, soal indikasi sedang dideteksi. Indikasi seperti sudah disampaikan, maka kita harus maksimal melakukan pengamanan,” tegas dia.
Soal target sasaran, Untung Yoga menyebut adalah lokasi VIP penyelenggaraan peringatan bom Bali I yang dipusatkan di GWK, Jimbaran. “Targetnya lokasi VIP pada saat peringatan dan lokasi lainnya,” terang dia.

Untuk itu, pihaknya terus melakukan pengamanan di pintu-pintu masuk Bali. pengamanan, kata dia, akan dilakukan hingga situasi dianggap sudah normal. “Pengamanan sudah dilakukan maksimal dan akan terus kita lakukan sampai penyelenggaran (peringatan bom Bali I) selesai, bahkan sampai situasi kondusif,” imbuh dia. BOB-MB

Baca Juga :
Majukan Ekonomi Kreatif, Togar : Perkuat Perlindungan HKI Pelaku UKM