Abiansemal (Metrobali.com)-

Krama Desa Adat Umahanyar, Desa Mambal, Abiansemal, Senin (15/10) melaksanakan puncak karya pitra yadnya nyekah massal yang dikuti 17 sawa. Selain nyekah, juga dilaksanakan upacara manusa yadnya metelubulanan yang diikuti 24 orang. Upacara tersebut dipuput Ida Pedanda Putra Kemenuh Gria Bun Mengwi, serta dihadiri Plh. Bupati Badung Drs. I Ketut Sudikerta bersama Wakil Gubernur Bali A.A. Ngr. Puspayoga, Camat Abiansemal I Gst Ngr. Jaya Saputra, Kapolsek dan Danramil Abiansemal, Perbekel Mambal I Made Susila serta tokoh masyarakat setempat.

Bendesa Adat Umahanyar I Nyoman Putra Yasa selaku Manggala Karya menyampaikan, upacara pitra dan manusa yadnya ini baru pertama kali dilaksanakan krama Desa Adat Umahanyar. Rangkaian upacara pada puncak karya ini meliputi lunga kebejian, ngening dan murwa daksina, selanjutnya pada anggara pon pahang (16/10) ini dilaksanakan upacara nyegara gunung. “Upacara ini diperkirakan menghabiskan biaya sebesar Rp. 120 juta dimana masing-masing pemilik sawa mengeluarkan urunan sebesar Rp. 3 juta dan metelubulanan masing-masing Rp. 200 ribu. Krama Desa Adat Umahanyar berjumlah 200 KK,” kata Putra Yasa.

Sementara Plh. Bupati Badung I Ketut Sudikerta memberikan apresiasi serta dukungan kepada seluruh krama Desa Adat Umahanyar yang telah mampu melaksanakan upacara pitra yadnya maupun manusa yadnya secara bersama-sama. Hal ini menurutnya sebagai media mempererat hubungan kebersamaan antar krama, disamping juga sangat membantu dalam hal biaya karena dapat meringankan beban dari keluarga pemilik sawa. Melalui karya ini diharapkan kebersamaan serta rasa menyama braya saling asah asih asuh, sagilik saguluk salungling sabayantaka tetap tumbuh dan terjaga dengan baik. “Pelaksanaan upacara seperti ini merupakan sebuah cerminan pelaksanaan konsep ajaran agama hindu yakni tri hita karana sebagai dasar didalam menjalankan dharmaning agama dan dharmaning Negara,” tambahnya.

Baca Juga :
Pemerintah Pantau Mobilitas Masyarakat Pascalibur Lebaran untuk Cegah Kenaikan Kasus Covid-19

Guna memotivasi swadaya krama, pada kesempatan tersebut Sudikerta menyerahkan dana punia sebesar Rp. 25 juta, sementara Wakil Gubernur Bali Puspayoga mepunia sebesar Rp. 5 juta.  IKA-MB