Basri Aloysius

Labuan Bajo (Metrobali.com) –

Jelang Pilkada 2015, seluruh partai politik di Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai melakukan penjaringan bakal calon kepala daerah periode 2015-2020. Salah satunya seperti dilakukan oleh Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Manggarai Barat.

Untuk kepentingan penjaringan bakal calon bupati ini, DPC PKB Kabupaten Manggarai Barat telah membentuk Desk Pilkada. “Sesuai arahan DPP PKB, maka untuk proses penjaringan bakal calon bupati, perlu dibentuk Desk Pilkada,” jelas Ketua DPC PKB Kabupaten Manggarai Barat Drs. Basri Aloysius, di Labuan Bajo, Minggu (22/2).

Desk Pilkada ini beranggotakan lima orang, yang dipilih dalam Rapat Pleno DPC PKB Kabupaten Manggarai Barat, awal Februari lalu. “Lima orang yang menjadi anggota Desk Pilkada ini, sesuai arahan DPP PKB, berasal dari unsur pengurus harian DPC PKB Kabupaten Manggarai Barat,” paparnya.

Adapun kelima anggota Desk Pilkada PKB Kabupaten Manggarai Barat, masing-masing adalah Yohanes Bercmans Bos (Koordinator), Marianus Susanto Edison, S.T (Sekretaris), Drs. Hironimus Mundur (Anggota), Marsianus Syukur (Anggota) dan Haji Natsir (Anggota).

Desk Pilkada ini, menurut Basri Aloysius, akan bertugas selama 18 bulan. “Tim ini yang nantinya bertugas untuk menjaring calon kepala daerah, termasuk menggelar Musyawarah Pimpinan Cabang untuk hal tersebut,” jelas mantan anggota DPRD Provinsi NTT itu.

Saat ini, Desk Pilkada PKB Kabupaten Manggarai Barat sudah mulai menjalankan tugas. Salah satunya membuka pendaftaran Bakal Calon Bupati Manggarai Barat. “Masa pendaftaran dibuka tanggal 21-26 Februari 2015,” kata Basri Aloysius.

Seluruh figur yang mendaftarkan diri, nantinya akan memaparkan visi, misi dan program dalam acara Musyawarah Pimpinan Cabang PKB Kabupaten Manggarai Barat. Adapun Musyawarah Pimpinan Cabang ini, akan dihadiri pengurus DPC serta DPAC PKB dari seluruh kecamatan di Kabupaten Manggarai Barat. MSE-MB

Baca Juga :
Hantaru Nasional ke-59, Menteri ATR  Targetkan Digitalisasi Arsip Pertanahan Bisa Terwujud