Denpasar (Metrobali.com)-

DPD Partai Demokrat Bali menyelenggarakan grand final festival menyanyikan lagu “Ku Yakin Sampai di Sana” ciptaan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY). Acara itu digelar hari ini, Minggu 28 Oktober 2012 di Gedung Candra Metu ISI Denpasar.

Dalam acara yang dibuka Dewan Pembina Partai Demokrat Jero Wacik para grand finalis memperebutkan piala SBY dan piala Jero Wacik. Setelah melalui proses audisi 1 dan 2 pada September 2012, festival menyanyikan lagu “Ku Yakin Sampai di Sana” akhirnya melahirkan 8 grand finali yang terdiri atas 4 putra dan 4 putri.

Ketua DPD Partai Demokrat Bali, Made Mudarta jauh-jauh hari menjelaskan jika acara tersebut digelar khusus untuk membangkitkan semangat nasionalisme anak-anak muda. “Lagu ‘Ku Yakin Sampai di Sana’ dipilih sebagai bentuk optimisme di kalangan anak muda untuk mencapai cita-cita bangsa,” kata Mudarta, Minggu 28 Oktober 2012.

Mereka yakni Monika Nike Adila (Keke), Gede Susila Arsana, Laksmita Deviyanti, Putu Arya Suarnata, Agustinus Kenny Adibia, Made  Dwi Setiadi, Luh Pujania Metta Parami, dan Sang Ayu Laksmi Parashita.

Pada kesempatan itu, Jero Wacik mengatakan sedianya dalam acara itu akan dihadir oleh SBY. Namun karena masih dalam persiapan menjalalankan tugas kenegaraan ke London, maka dirinya yang ditugaskan membuka acara itu.

Presiden SBY, imbuh Wacik, berpesan lewat lagu itu agar bisa menciptakan kerukunan dan menghidupkan semangat persatuan dan persaudaraan.

Menurut Jero Wacik kalau lirik dalam yang sangat menginspirasi itu dibahas satu persatu makan akan sangat menarik dan memeberikan makna mendalam dalam menjalani kehidupan baik bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Inti pesan dari lagu itu, kata Wacik, adalah bagaimana seseorang dalam menjalankan sesuatu walaupun itu terasa berat tapi dia harus tetap menempuhnya dengan jalan yang lurus.

Baca Juga :
Terkait Penyelenggaraan Muswil XI : Sekda Rai Iswara Terima Muhammadyah dan Aisyiyah Bali

“Pak SBY berpesan walau berat kita harus tetap lurus dan benar. Jangan memaksakan diri untuk hal yang tidak mungkin dan hidup harus lurus dan benar,” kata Jero Wacik. Jero Wacik menambahkan sebagai bentuk apresiasi terhadap para pemenang grand final festival menyanyikan lagu

“Ku Yakin Sampai di Sana” nantinya akan diberikan kesempatan rekaman lalu dikemas dalam bentuk CD dan rencananya akan dijual di seluruh Indonesia.

“Kalau nanti bagus akan dibuatkan CD dan dijual di seluruh Indonesia sehingga orang bisa tahu kalau Bali memiliki penyanyi yang bagus,” tandas Jero Wacik.

Wacik membantah jika hajatan itu dalam kerangka pencitraan Partai Demokrat. “Tidak. Ini tidak dalam pencitraan Partai Demokrat. Ini murni kegiatan yang dibuat untuk mengapresiasi anak muda,” kelit dia.

Apalagi, imbuhnya, jika hal itu dikaitkan dengan terpuruknya Partai Demokrat berdasarkan sejumlah survei lembaga riset. “Sama sekali tidak berkaitan dengan hal itu,” kata Wacik membantah.

Dalam grand final tiap peserta wajib menyanyikan lagu “Kuyakin Sampai di Sana” dengan ciri mereka masing-masing. Tampil sebagai juri yakni Agung Wirasuta, Made Sukaratha S.Sos., dan Ida Ayu Sri Aryani Manuaba yang memberi komentar, kritik dan saran membangun dan inspiratif bagi peserta. BOB-MB