Badung (Metrobali.com)-

 

Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Mangu Giri Sedana akan menggelar Hiburan Rakyat di halaman parkir pasar umum Beringkit, Minggu malam, (31/07/2022). Pergelaran Hiburan Rakyat tersebut bertujuan untuk memberikan ruang kepada kelompok seni untuk beraktivitas di Pasar Beringkit.

Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar Mangu Giri Sedana, I Made Sukantra mengatakan kegiatan hiburan rakyat tersebut bertujuan untuk memanfaatkan semaksimal mungkin tempat-tempat yang masih bisa memungkinkan melakukan inovasi. Inovasi yang dilakukan salah satunya adalah memanfaatkan lahan parkir pasar umum Beringkit untuk pembukaan pasar malam.

“Wilayah Beringkit ini masih memungkinkan untuk bisa dijadikan tempat permainan anak anak. Apalagi tempatnya di Pasar Beringkit cukup luas dan juga bisa untuk pengembangan ekonomi kerakyatan. Mengingat daerah Mengwi ini sangat strategis dan memang dekat dari mana pun,” kata Made Sukantra, Jumat, (29/07/2022).

Dengan adanya pasar malam/ sengol area tersebut, kata Sukantra, sasarannya adalah anak-anak sekolah yang dilengkapi dengan permainan anak-anak. Sedangkan untuk anak muda yang dalam hal ini generasi milenial yang membutuhkan hiburan dan sejenisnya. Pihak Perumda Pasar Mangu Giri Sedana akan melakukan kerjasama dengan suatu Komunitas tertentu.

“Jadi kita memenuhi kebutuhan mereka agar keinginan kita tidak terjadi hal hal yang diluar yang kita inginkan. Misalnya trak-trakan dijalan, minum minuman keras dan hal hal lain yang dapat merugikan masyarakat,” ujarnya.

Orang nomor satu di Perumda Pasar Mangu Giri Sedana tersebut menerangkan, pergelaran hiburan rakyat ini juga sekaligus perayaan menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia pada bulan Agustus yang akan datang. Momentum ini, kata ia, sangat tepat untuk dipahami oleh generasi muda bagaimana perjuangan pendahulu-pendahulu kita dalam merebut kemerdekaan.

Baca Juga :
Dari Bali, Presiden Bertolak ke Yogyakarta

“Bahwa kita ingatkan, bagaimana beratnya sebuah perjuangan yang dilakukan oleh para pendahulu kita. Sehingga saat ini anak muda itu bisa berbuat yang maksimal untuk mengisi Kemerdekaan,” terangnya.

Selain momentum menyambut hari kemerdekaan, juga momentum yang tepat dengan merebaknya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) ini, salah satu tujuan pergelaran hiburan rakyat ini adalah bagaimana kita bisa memanfaatkan tempat ini semaksimal mungkin untuk kegiatan-kegiatan yang bersifat sosial dan bersifat bisnis.

“Jadi perusahaan daerah itu ada 2 fungsi. Fungsi sosial dan juga fungsi untuk mendapatkan suatu keuntungan dari pada pelaksanaan untuk kegiatan kegiatan yang memang kita akan laksanakan,” pungkasnya.

Kepala Bidang Usaha Dan Jasa Perumda Pasar Mangu Giri Sedana, I Made Windu Arta menambahkan, masyarakat umum yang notabene mengetahui Pasar Beringkit dibuka pada hari Rabu dan Minggu pagi. Seijin Direksi, pihaknya berinovasi memanfaatkan lahan parkir di unit pasar umum Beringkit untuk dibuka pasar senggol tiap malam hari guna menunjang pendapatan asli dari potensi yang sudah ada. Dan juga untuk memanfaatkan hari kosong dari hari Senin, Selasa, Kamis, Jumat dan Sabtu, pihaknya berencana memanfaatkan lahan parkir pasar hewan untuk kreativitas anak muda.

“Untuk kelompok atau komunitas anak muda yang bersifat positif baik seni dan otomotif bisa melakukan kreativitasnya di Pasar Beringkit,” imbuh Windu Arta.