Sumber: https://www.pexels.com/id-id/foto/wanita-menggunakan-smartphone-2433161/

 

 

Masyarakat saat ini sudah banyak yang mengenal tentang Bank digital. Sebelum adanya bank digital, kebanyakan orang menabung dan melakukan transaksi melalui bank konvensional. Adanya bank digital, menjadi salah satu hal yang menunjukkan bahwa perkembangan teknologi benar-benar membuat banyak perubahan termasuk dalam dunia perbankan.

Adanya bank digital, juga menambah kemudahan masyarakat meskipun sebelumnya bank konvensional juga telah banyak menyediakan banyak layanan menarik. Setiap masyarakat kini bisa melakukan berbagai macam hal terutama hal-hal yang berkaitan dengan dunia perbankan melalui teknologi yang semakin canggih.

Anda bisa menabung, atau bahkan melakukan layanan lainnya hanya melalui smartphone. Fungsi utama dari bank digital tidak jauh berbeda dengan bank konvensional. Nasabah dapat menabung di bank digital akan tetapi caranya lebih praktis.

Perbedaan Bank Konvensional dengan Bank Digital

Bila Anda belum pernah memanfaatkan bank digital karena belum mengetahui keunggulan serta perbedaannya dengan bank konvensional, berikut ini adalah informasi tentang apa yang membedakan bank digital dengan bank konvensional:

  1. Onsite atau Online

Perbedaan pertama yang sudah jelas yaitu bank digital hampir semua layanannya memanfaatkan teknologi internet atau online. Hampir semua transaksi di bank digital melalui media online. Sedangkan bank konvensional biasanya memberikan kesempatan bagi nasabah untuk datang langsung ke bank.

Bank digital yang serba online menawarkan kemudahan dan efisiensi yang tinggi. Meskipun demikian, tetap saja ada kelebihan dan kekurangan tersendiri dari layanan yang ditawarkan.

  1. Bunga Tabungan Bank Digital Lebih Besar

Bank digital umumnya menawarkan suku bunga tabungan yang lebih tinggi dari bank konvensional. Selisih bunga bisa mencapai 5%.

Penawaran bunga yang besar tersebut bertujuan untuk menarik nasabah. Terbukti saat ini banyak orang yang memilih menabung melalui bank digital karena mendapatkan suku bunga yang menarik.

  1. Bank Digital Lebih Praktis
Baca Juga :
Selesai Itu Barang : Sepakati Usulan Gubernur, Menteri Susi Tetapkan Teluk Benoa Sebagai Kawasan Konservasi Maritim

Perbedaan berikutnya adalah bank digital menawarkan layanan yang praktis. Para pengguna atau nasabah bisa membayar tagihan melalui smartphone tanpa harus datang ke bank.

Ada begitu banyak fitur yang ditawarkan oleh bank digital demi memudahkan berbagai macam transaksi atau pembayaran.

Saat ini bank konvensional juga berusaha untuk menyediakan fitur-fitur dan layanan yang praktis secara online agar tidak kalah dengan bank digital. Akan tetapi tetap saja bank digital dinilai lebih praktis karena memang semuanya berbasis online.

  1. Bank Digital Berupa Aplikasi

Perbedaan selanjutnya yaitu bank digital identik dengan aplikasi. Anda mungkin saja tidak akan menemukan cabang-cabang bank digital seperti pada bank konvensional.

Setiap layanan yang ditawarkan oleh bank digital semuanya bisa Anda nikmati melalui aplikasi yang bisa diunduh di play store atau melalui app store.

Setelah memiliki aplikasi tersebut, Anda dapat melakukan transaksi atau yang lainnya melalui smartphone.

Di dalam aplikasi Bank digital terdapat begitu banyak pilihan fitur. Tampilan dari aplikasi juga dibuat sedemikian rupa agar nasabah merasa nyaman menggunakannya.

Antara bank digital dan juga bank konvensional memiliki perbedaan yang banyak. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri.

Bank konvensional memiliki resiko seperti terjadinya perampokan atau uang tercecer. Sedangkan bank digital memiliki resiko terjadinya pembobolan akun atau data. Anda tetap harus waspada dengan resiko yang mungkin saja terjadi.

Jika Anda ingin menabung dengan mudah melalui bank digital maka bisa memilih produk Senyumku: Bank Digital & Aplikasi Catatan Keuangan. Aplikasi Senyumku merupakan produk dari PT Bank Amar Indonesia yang terbukti aman dan terpercaya. Anda bisa menabung dan melakukan berbagai transaksi dengan mudah hanya dari genggaman.

Baca Juga :
Caleg Perempuan Gerindra Perjuangkan "Subak"