Jembrana (Metrobali.com)

 

Pemerintah Kabupaten Jembrana melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPRPKP) Kabupaten Jembrana melakukan sosialisasi kepada warga masyarakat tersebut, bertempat di Balai Lingkungan Pendem, Sabtu (30/4).
Sosialisasi yang juga dihadiri Bupati Jembrana I Nengah Tamba terkait persiapan pembangunan jalan jalak putih kelurahan Pendem yang kondisinya rusak.

Sudiarta mengatakan perbaikan jalan ini nantinya akan menggunakan Hotmik dan untuk bahu jalannya akan menggunakan beton. Nilai pagu anggaran sendiri mencapai Rp 3.2 milyar sebelum proses tender .
“Badan jalan ini menggunakan hotmik dan bahu atau berma jalannya akan menggunakan menggunakan beton, dan dibeton sepanjang ruas jalan tersebut, yaitu 1,770 kilo meter lebarnya menyesuaikan ada yang 50 cm dan ada juga yang sampai 1 meter. Itu sesuai kondisi eksisting dilapangan,”katanya.

Ia menambahkan anggaran perbaikan jalan itu menggunakan dana DAK dari pemerintah pusat .Jembrana mendapatkan dana DAK baik itu dana reguler maupun penugasan itu senilai 44 milyar.
“Ini perlu juga kami sampaikan ditahun 2021 kita mendapatkan dana DAK itu awalnya 10,5 milyar meningkatkan menjadi 44 milyar . Ini merupakan berkat kerja keras bapak Bupati sehingga kita dijembrana diberikan tambahan dana. Kalau kita hitung dari 10,5 milyar hampir meningkat 4 kali lipat Mudah-mudahan hal ini bisa kita tingkatkan dan pembangunan infrastruktur bisa terus ditingkatkan nanti,”ungkapnya.

Sudiarta juga meminta kepada Pemenang tender agar selalu memperhatikan kepentingan masyarakat, terutamanya penerima manfaat. Agar nantinya masyarakat disana tidak dirugikan, karena ini merupakan akses untuk keluar masuknya kegiatan masyarakat.

Masyarakat juga dimintanya turut serta berpartisipasi baik dalam mengawasi ataupun memelihara jalan yang di maksud. “Agar nanti bisa awet dan bisa berfungsi sesuai dengan fungsinya sebagai jalan utama. Jadi perlu peran serta masyarakat untuk mengawasi ,” harapnya.

Baca Juga :
Pelaku Pencurian Di-''Dor'' Polisi

Sementara dihadapan warga masyarakat yang hadir dalam sosialisasi itu, Bupati Tamba mengatakan bahwa ditahun ini jalan yang bermasalah sekian lama akan bisa dikerjakan.

Bupati menyebut ada andil masyarakat dalam mengusulkan. Bupati asal Kaliakah ini juga memahami adanya keluhan keluhan warga utamanya lewat saluran media sosial yang ingin adanya perbaikan jalan.
Kondisi itu , Ia mengatakan sejatinya pemerintah bukanlah tidak tanggap namun disebabkan kondisi keuangan yang terbatas.
” Keuangan kita kecil sekali. Pendapatan daerah kita hanya 140 milyar tahun ini, kemudian jumlah APBD kita sekitar 1,1 triliun, dari 1,1 triliun itu 60 persen itu sudah kita gunakan untuk pembayaran gaji, pembayaran bpjs dan lain-lain. Kemudian 40 persen kita bagi bagi alokasikan lagi,” urainya.

Keterbatasan itu kata Tamba dianggap sebagai pelecutnya untuk tidak tinggal diam saja .namun berusaha bekerja keras termasuk mencari tambahan anggaran.
” Astungkara kita tetap semangat dan terus bekerja . Begitu saya dilantik jadi Bupati kita tidak mau tinggal diam dan tidak mau menunggu uang itu jatuh dari langit,” cetusnya .

Dijelaskannya, tahun 2022 ini , dari proposal yang sudah dijalankan tersedia anggaran sebesar 800,6 miliar. Ia berharap itu semua terealisasi dari pusat.
“ Jika ini semua keluar , ekonomi di Jembrana akan bergerak. Urusan infrastruktur mungkin sudah selesai ditambah lagi nanti dengan usulan yang lain ada sekitar 300 milyar untuk abrasi, baik abrasi sungai dan pantai semua akan kita kerjakan ,” harapnya.

Terkait keberadaan infrastruktur, bupati berpesan, agar para camat dan lurah selalu mengadakan gotong royong untuk menjaga situasi jalan. “Saya minta kepada lurah dan camat selalulah diadakan gotong royong menjaga situasi jalan, kita menjaga jangan sampai air itu naik kejalan. Sehingga umur jalan bisa dijaga ,” kata Tamba

Baca Juga :
Prodi Psikologi FK Unud Gelar Pelatihan Keterampilan Pendampingan dan Wawancara Investigasi serta Konsultasi Forensik

Terakhir, Bupati juga mengajak masyarakat membantu mensukseskan program program pembangunan. Agar seluruhnya dapat berjalan dengan baik.
” Kami berusaha dan senantiasa bekerja keras agar seluruh program visi misi bupati Jembrana Nangun Sad Kerthi Loka Jembrana itu bisa berjalan dengan baik.Masyarakat turut berperan , untuk membantu dan semangat masyarakat juga kami tidak bisa berjalan,” pungkasnya.(RED-MB)