nelayan

Jakarta (Metrobali.com)-

Penguatan kelembagaan nelayan, sebagai salah satu pemangku kepentingan yang penting dalam sektor kelautan dan perikanan, merupakan hal yang mendesak untuk mewujudkan sektor maritim di negara kepulauan seperti Indonesia.

“Penguatan kelembagaan nelayan, pembudidaya ikan, pengolah dan pemasar hasil perikanan nasional sudah sangat mendesak dilakukan,” kata Ketua Bidang Analis Strategis dan Kebijakan Publik DPP KNTI Suhana dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (16/2).

Menurut Suhana, hal itu penting dilakukan agar sumber daya ikan yang ada diperairan nasional dapat betul-betul dimanfaatkan sebesar-besarnya oleh masyarakat Indonesia sebagaimana yang telah diamanatkan oleh UUD 1945.

Ia juga mengutarakan harapannya agar berbagai kebijakan pelarangan yang dikeluarkan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti juga dapat bermanfaat bagi keberlanjutan usaha perikanan dan sumber daya perairan.

“Oleh sebab itu, keterlibatan aktif dari seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan guna memperbaiki kinerja sektor perikanan dimasa depan,” katanya.

Sebelumnya, Komisi IV DPR RI mengharapkan kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan yang dipimpin Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti untuk fokus dalam mengangkat taraf kesejahteraan nelayan tradisional.

“Komisi IV DPR RI meminta Kementerian Kelautan dan Perikanan memprioritaskan realisasi program-program untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan dan pembudidaya ikan,” kata Ketua Komisi IV DPR RI Edhy Prabowo dalam Raker Menteri Kelautan dan Perikanan dengan Komisi IV DPR di Jakarta, Kamis (12/2).

Sementara itu, anggota Komisi IV DPR Ono Surono mengingatkan, bila nelayan lokal dibatasi dengan peraturan yang ada dan tidak didorong untuk memanfaatkan potensi sumber daya yang ada, maka kemiskinan nelayan yang masih tinggi tidak akan teratasi.

Ono juga menginginkan agar fokus-fokus KKP dapat dikolaborasikan sehingga pemerintah juga mampu optimal dalam mengurangi angka kemiskinan di kalangan nelayan tradisional.

Baca Juga :
Ikut merasakan rasa kecewa Presiden Jokowi

Dalam salah satu program pengembangan dan pengelolaan perikanan tangkap, KKP memiliki program antara lain mengembangkan sentra nelayan di 30 lokasi di berbagai daerah di Tanah Air.

Selain itu, KKP juga memiliki program Pengembangan Sekaya Maritim (Seribu Kampung Nelayan Yang Mandiri, Tangguh, Indah, dan Maju) sebanyak 100 kampung nelayan.AN-MB