Bupati Badung A. A. Gde Agung Buka Pra PON Silat Wilayah III

Mangupura (Metrobali.com)-

Pencak silat sebagai seni beladiri warisan leluhur bangsa Indonesia dan menjadi bagian dari kebudayaan nasional harus kita jaga kelestariaannya. Secara subtansial pencak silat memiliki dua dimensi sebagai satu kesatuan yang utuh yakni dimensi kejiwaaan dan dimensi kejasmaniaan. Dimensi ini kemudian melahirkan empat nilai yaitu nilai etis, teknis, estetis dan atletis yang kemudian dimanipestasikan dalam empat aspek yaitu aspek spiritual, seni, olahraga dan beladiri’ “demikian diungkapkan Gubernur  Bali dalam sambutan tertulisnya dibacakan Bupati Badung yang juga Ketua Umum Pengprov IPSI Bali A.A. Gde Agung, pada acara pembukaan Pra Kualifikasi PON XVIII Pencak Silat Wilayah III Jumat (13/1) kemarin bertempat di GOR Purna Krida Kerobokan, Kec. Kuta Utara., Kab. Badung.
Hadir pada kesempatan itu Ketua DPRD Provinsi Bali, Ketua Umum PB IPSI Erizal Chaniago Pusat beserta jajarannya, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Bali, Ketua DPRD Badung, Kapolresta Denpasar, Kapolres Badung, Ketua KONI Bali, Ketua KONI Badung, seluruh SKPD di Lingkungan Pemkab Badung, sesepuh Perguruan Pencak Silat Se-Bali, Ketua IPSI Se-Bali, dan seluruh panitia Pra Kualifikasi beserta atlet.
Lebih lanjut Gubernur Bali menegaskan bahwa perkembangan dunia olahraga cabang pencak silat telah diterima dan dipertandingkan didunia internasional. Hal ini menjadi kebanggaan bagi bangsa Indonesia bahwa pencak silat telah berkembang keseluruh penjuru dunia. Kondisi ini menjadi tugas berat seluruh elemen pencak silat di tanah air. Disisi lain kemajuan ini juga menjadi tantangan bagi kita untuk terus meningkatkan pembinaan mengingat persaingan dan raihan prestasi para atlet antar Negara menjadi sangat ketat dan selalu menjalin langkah koordinasi dengan Negara-negara lainnya..
Senada dengan itu, Ketua Koni Bali Made Nariana mengungkapkan bahwa  selama ini baik diajang PON maupun SEA GAMES cabang Pencak Silat telah menjadi salah satu cabang andalan dan unggulan Bali dalam mendulang emas serta telah berkali-kali pula berhasil mengibarkan bendera serta mengumandangkan lagu Indonesia Raya.
Sementara itu Ketua Panitia Pra Kualifikasi PON XVIII Pencak Silat Wilayah III yang juga Sekda Kab. Badung Kompyang R. Swandika melaporkan bahwa yang menjadi Tema pada ajang Pra Kualifikasi ini adalah “Melalui Pra Kualifikasi PON XVIII Kita Bangkitkan Rasa Kebersamaan Dengan Semangat Kekeluargaan”. Adapun peserta Pra Kualifikasi PON XVIII Pencak Silat Wilayah III berjumlah 380 orang yang berasal dari 12 Provinsi meliputi 239 atlet trdiri dari 148 atlet putra dan 91 putri, pelatih 50 orang, ofisiel 51 orang. Nomor yang dipertandingkan katagori tanding putra putri dan katagori TGR yang dipertandingkan tunggal putra putri, ganda putra putri dan regu putra putri. Dengan peraturan pertandingan Pencak Silat hasil Keputusan Munas tahun 2007 dengan sistem pertandingan sitem gugur. Dan menggunakan cara penilaian dengan sistem penilaian digital Wasit juri yang bertugas dalam kejuaraan ditunjuk dan ditetapkan oleh PB IPSI. Medali yang diperubutkan 20 buah emas, 20 buah perak dan 20 buah perunggu “ucapnya. MB1
Baca Juga :
Produktif Ditengah Pandemi, DNA Denpasar Rangkul Kreatifitas Insan Kreatif