Jembrana (Metrobali.com)-

Jalur neraka Denpasar – Gilimanuk kembali memakan korban. Kecelakaan maut kali ini terjadi di persimpangan Tegal Asih, Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, Minggu (29/9) sekitar pukul 21.30 malam.

Kecelakaan maut tersebut dialami Putu Edi Tanaya (19) alias Putu Edi asal Lingkungan Tegalasih, Desa Batuagung, Jembrana. Diduga kecelakaan tersebut lantaran Putu Edi frustasi, karena saat kecelakaan Putu Edi tidak memakai baju dan helm.   

Informasi dari unit laka Polres Jembrana Senin (30/9) saat kejadiaan truk DR 8856 AB yang dikemudikan Sahrun (42) asal Senayan, Mujur Praya, Lombok Tengah datang dari arah barat (Gilimanuk) menuju ke timur.

Tiba di TKP, dari arah timur tiba-tiba datang sepeda motor jenis Yamaha dengan kecepatan tinggi. Putu  Edi yang saat itu tidak memakai baju tiba-tiba saja menabrakan sepeda motornya kebadan truk bagian samping.

Akibatnya Putu Edi mengalami luka robek pada bahu kanan dan meninggal dunia di TKP. Dari kejadian itu, Putu Edi sempat dilarikan ke RSUD Negara dan oleh keluarga, korban kemudian dibawa pulang ke rumah duka.   

Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Heri Supriawan didampingi Kanit Laka Polres Jembrana Iptu Gusti Agung Ngurah Warsila seizin Kapolres Jembrana membenarkan kejadian tersebut. “Saat kejadian, korban sepertinya tidak mabuk, karena dari mulutnya tidak ada bau alcohol. Cuma saat kejadian korban tidak memakai helm dan baju” ujarnya. MT-MB

Baca Juga :
Presiden Jokowi Terima Kunjungan Menlu Arab Saudi, Bahas Soal Haji hingga Ekonomi