Denpasar (Metrobali.com)-

Guna menyukseskan pelaksanaan Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur Bali yang akan dilaksanakan pada Rabu, 15 Mei 2013, Pemprov Bali mengeluarkan pengumuman resmi bahwa hari tersebut ditetapkan sebagai hari yang diliburkan. Pengumuman tersebut disampaikan Kepala Biro Humas Setda Provinsi Bali Drs. I Ketut Teneng,SP,M.Si dalam siaran persnya, Senin (6/5).

Lebih lanjut dia mengurai, ketetapan itu dikeluarkan menyusul turunnya Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 270-2863 Tahun 2013 Tanggal 29 April 2013 tentang Penetapan Hari Pemungutan Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali sebagai Hari Yang Diliburkan di Provinsi Bali. Keputusan itu, tambah Teneng, juga terkait dengan amanat Pasal 86 ayat (3) Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah dan Pasal 70 Ayat (3) Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2005 yang antara lain mengatakan bahwa pemungutan suara dilakukan pada hari libur atau hari yang diliburkan.

Menurutnya, ketentuan libur tersebut bukan hanya harus diikuti atau dipatuhi oleh instansi pemerintahan, namun juga dilaksanakan perusahaan-perusahaan swasta dan lainnya. Hal ini dimaksudkan untuk memberi kesempatan bagi masyarakat yang punya hak pilih untuk menyalurkan aspirasinya. Ketut Teneng menambahkan, bagi unit-unit organisasi yang bertugas memberikan layanan langsung kepada masyarakat  seperti Rumah Sakit, Pemadam Kebakaran dan lain-lain agar mengatur pelaksanaan pemungutan suara bagi karyawannya.

Dalam kesempatan itu, Karo Humas juga mengungkapkan kembali harapannya agar perhelatan Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur Bali dapat berjalan lancar, aman dan damai. Seluruh lapisan masyarakat Bali juga diminta turut menjaga kondusifitas Bali mulai dari lingkungan masing-masing. Menurutnya, tetap terjaganya keamanan Bali selama perhelatan politik ini menjadi prasyarat bagi perhelatan kegiatan selanjutnya seperti Miss World hingga APEC. Kata Teneng, citra Pulau Dewata benar-benar dipertaruhkan sepanjang tahun ini. DP-MB

Baca Juga :
Jaya Negara ‘Ngaturang Bhakti Pujawali’ di Pura Luhur Uluwatu