Denpasar (Metrobali.com)-

Pemerintah Kota Denpasar melakukan kerja sama dengan Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Bali untuk melakukan pembinaan terhadap aparat puskesmas, kelurahan dan desa dalam memberi pelayanan kepada masyarakat.

Sekretaris Daerah Kota Denpasar Anak Agung Rai Iswara, Rabu (6/5), mengatakan langkah kerja sama dengan ORI bertujuan untuk memantapkan kinerja dalam memberi pelayanan kepada masyarakat.

“Langkah tersebut dilakukan sesuai dengan slogan Pemkot Denpasar yakni ‘Sewaka Dharma’ (melayani adalah kewajiban). Sehingga aparat tingkat bawah harus lebih memahami pentingnya melayani masyarakat,” katanya.

Rai Iswara menyampaikan terima kasih kepada ORI Bali yang telah membantu melakukan pembinaan yang sepenuhnya bertujuan kewajiban sebagai aparat yang aspiratif dan inovatif guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia mengharapkan aparat di puskesmas kelurahan/desa hendaknya melaksanakan slogan “Sewaka Dharma” secara konsisten, namun tetap dalam bingkai kebenaran. Sehingga masyarakat merasa dilayani dan diayomi, guna tercipta rasa nyaman dan meningkatkan kepercayaan terhadap Pemkot Denpasar.

“Slogan ‘Sewaka Dharma’ telah menjadi sebuah kewajiban seluruh aparatur Pemkot Denpasar dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, baik dari jajaran SKPD, kades/lurah, hingga di tingkat puskesmas” ujar Rai Iswara.

Ketua ORI Bali Umar Bin Alkhatab dalam paparannya menyebutkan bahwa Pemkot Denpasar sangat konsisten dalam menerapkan prinsip-prinsip “Sewaka Dharma” yang selaras dengan jiwa UU Nomor 25 Tahun 2009.

Dikatakannya, kerja sama kali ini dengan melakukan pembinaan menyasar kelurahan/desa dan puskesmas yang telah melakukan pendampingan dengan maksud untuk lebih mengarahkan pelayanan publik yang dilakukan oleh puskesmas dan 16 kelurahan di Denpasar yang aspiratif dan inovatif berlandaskan UU Nomor 25 Tahun 2009.

“Kami salut atas tekad serta kemauan para petugas pelayanan di puskesmas dan desa/kelurahan, karenanya dalam melakukan pembinaan, ORI Bali tidak menemukan hambatan dan kendala yang berarti,” katanya. AN-MB 

Baca Juga :
Tangani Penderita Penyakit Aneh di Bongkasa, Pemprov Utus Ahli Kulit