Optimalkan Pelayanan Masyarakat Mulai Tingkat Desa/Kelurahan

 

Denpasar (Metrobali.com)-

Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Denpasar  menggelar Penilaian Inovasi Pemerintahan Desa/Kelurahan atau Innovation Government Award (IGA) Kota Denpasar di Gedung Sewaka Dharma Lumintang Selasa (2/10).  Adapun tujuan pelaksanaan kegiatan ini guna mewujudkan dan mengoptimalisasikan serta meningkatkan kapasitas aparat Pemerintah Desa/Kelurahan Kota Denpasar. Serta meningkatkan kemandirian dalam inovasi pemerintahan desa serta untuk meningkatkan akselerasi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Desa/Kelurahan di Kota Denpasar.

Hair dan turut membuka acara Wakil Walikota Denpasar IGN Jaya Negara mewakili Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Sekda Kota Denpasar AAN Rai Iswara, Asisten I Setda Kota Denpasar Made Toya dan Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Denpasar   IB Alit Wiradana.

Dalam sambutannya Wakil Walikota Denpasar Jaya Negara mengatakan dengan diadakan penilaian ini Pemerintah Desa/Kelurahan menjadi sebuah institusi yang semakin siap dalam menghadapi tantangan zaman. Terutama menghadapi penyelenggaraan pemerintahan dalam rangka pelayanan kepada masyarakat yang lebih optimal. ‘’Untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat maka dalam aktivitas kita sehari-hari baik di Pemerintahan maupun di masyarakat hendaknya selalu didasari oleh pikiran yang baik dan positif, diungkapkan dengan perkataan yang santun dan dilaksanakan dengan kesungguhan ketulusan berdasarkan landasan yang ideal,’’ ujarnya.

Lebih lanjut Jaya Negara mengatakan, Desa dan Kelurahan adalah sebagai wadah partisipasi masyarakat dalam merencanakan dan melaksanakan pembangunan di desa/kelurahan. Untuk itu Pemerintah Kota Denpasar bersama berinovasi, berkreasi membuat regulasi kebijakan dan membuat berbagai terobosan yang ditunjukan untuk menggerakkan perekonomian masyarakat Denpasar.

Mengingat Perbekel/ Lurah memiliki peran yang sangat strategis memiliki peran yang sangat strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. ‘’Perbekel/ Lurah harus mampu dan komitmen untuk memberikan solusi terhadap semua permasalahan yang dihadapi masyarakat. Sehingga Kota Denpasar berkembang menjadi kota yang cerdas (smart city) sesuai dengan visi Kota Denpasar  yakni Terciptanya Kota Denpasar berwawasan budaya dengan keharmonisan dalam keseimbangan secara berkelanjutan,’’ tegasnya.

Baca Juga :
Diciduk, Kakak Adik Residivis Maling Spesialis di Rumah Kosong

 Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kota Denpasar   IB Alit Wiradana menambahkan, acara ini juga untuk meningkatkan laju pertumbuhan perekonomian antara desa/kelurahan yang seimbang, selaras, serta mencegah kemungkinan munculnya perselisihan yang terjadi, sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang dijiwai oleh rasa ketulusan dan pengabdian.

Pentingnya kegiatan ini maka dari itu peserta presentasi terdiri 12 desa/kelurahan yang masuk nominasi pada inovasi pemerintahan desa/kelurahan (IGA) Kota Denpasar tahun 2018 yang dibagi tiga bidang yaitu bidang tata kelola pemerintahan, bidang ekonomi kreatif, bidang pelayanan publik. Sedangkan pelaksanaannya IGA ini terdiri dua tahap. Pertama verifikasi lapangan berdasarkan instrumen lampiran II Permendagri 81 tahun 2015 tentang evaluasi perkembangan desa dan kelurahan, dicocokan dengan kenyataan di lapangan yang dilaksanakan pada tanggal 5 September. ‘’Untuk pelaksanaan kedua presentasi inovasi pemerintahan  Desa (IGA) Kota Denpasar tahun 2018 dilaksanakan pada hari ini Selasa 2 Oktober 2018 di Gedung Sewaka Dharma Lumintang,’’ ujarnya.

Sumber : Humas Pemkot. Denpasar