Bangli, (Metrobali.com)

Dalam rangka Upacara Karya Pujawali Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur, Desa Adat Batur, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, yang mana puncak acaranya dilaksanakan pada hari Kamis 17 Maret 2022 sampai dengan Ida Betara mesineb pada hari Selasa 29 Maret 2022, Pemerintah Kabupaten Bangli Ngaturang Bakti Penganyar pada hari Minggu (20/3/22).
Bhakti Penganyar yang dilaksanakan rutin setiap tahunnya oleh Pemerintah Kabupaten Bangli ini dihadiri oleh Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta beserta Ny.Sariasih Sedana Arta, Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar beserta Ny.Suciati Diar, Sekda Kabupaten Bangli Ida Bagus Gde Giri Putra beserta Ny. Suardini Giri Putra, Seluruh Pimpinan beserta staf OPD di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli.Dalam kesempatan tersebut TP PKK Kabupaten Bangli yang dipimpin oleh Ny.Sariasih Sedana Arta beserta seluruh ASN/Non ASN perempuan di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangli yang beragama Hindu yang tidak dalam keadaan cuntaka, juga ikut melaksanakan ngayah menari Rejang Renteng yang bertempat di Jaba Tengah Pura Ulun Danu Batur.

Bupati Bangli Sedana Arta dalam kesempatan tersebut menyampaikan, kegiatan ini merupakan salah satu wujud sembah bakti kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa yang berstana di Pura Ulun Danu Batur, mengingat Pura Ulun Danu Batur adalah Pura Khayangan Jagat yang diyakini sebagai pemelihara keharmonisan dan stabilitas seluruh pulau. “Maka kita sebagai warga masyarakat Bangli sudah sewajarnya untuk selalu ingat ngaturang sembah bhakti karena itu merupakan wujud puji syukur kepada Sang Pencipta.” Dalam kesempatan tersebut Pemerintah Kabupaten Bangli juga menyerahkan bantuan dana sebesar 100 Juta Rupiah yang diterima langsung oleh Jero Penyarikan Duuran Batur mewakili Pengemong Pura Ulun Danu Batur.

Baca Juga :
Kasus positif alami penurunan 11 minggu setelah lonjakan kedua

Sedana Arta juga mengapresiasi Upacara Yadnya yang dilaksanakan oleh Desa Adat Batur yang sangat tertata dengan rapi, dari prosesi upacara, tradisi, budaya serta kearifan lokal yang masih terjaga dengan baik. “semoga hal ini bisa menjadi contoh Desa Adat yang lainnya yang ada di Bali khususnya di Kabupaten Bangli dalam melaksanakan upacara Yadnya.” Pihaknya berharap agar seluruh masyarakat Bali dapat melaksanakan persembahyangan dalam upacara Ngusaba Kedasa tahun ini. “Kita berdoa bersama agar gering agung ini segera berlalu, sehingga masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa serta Ida Sang Hyang Widhi Wasa selalu memberikan keselamatan dan Kesehatan kepada kita semua”. “tutup sedana Arta”.

Sementara itu Jero Penyarikan Duuran Batur mewakili Pengemong Pura Ulun Danu Batur mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Bangli yang sudah melaksanakan bakti penganyar serangkaian Karya Ngusaba Kedasa tahun ini. Hari ini Bangli menjadi Kabupaten yang pertama ngaturang bhakti penganyar dalam upacara ngusaba tahun ini, yang kemudian akan dilanjutkan oleh seluruh Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Bali hingga Ida Betara mesineb pada tanggal 29 maret nanti. Ida Betara yang berstana di Pura Ulun Danu Batur adalah Ida Betara Dewi Danu yang diyakini menjadi sumber kehidupan dan kemakmuran masyarakat Bali khususnya masyarakat subak, “Ngiring sareng- sareng ngerastiti bakti semoga Ida Betara selalu memberikan anugrahnya sehingga kita kembali bangkit dan Karya Ngusaba tahun ini menjadi momentum pemulihan ekonomi di Bali”.

Pihaknya juga menambahkan kepada seluruh masyarakat yang tangkil ke Pura Ulun Danu Batur agar tetap menerapkan protokol kesehatan demi kesehatan dan keselamatan bersama. (RED-MB)