Denpasar (Metrobali.com)-
Denpasar kembali gagal meraih trofi Adipura tahun 2012. Dengan kegagalan tahun ini, berarti tiga tahun berturut-turut Kota Denpasar gagal mendapatkan pengakuan sebagai kota terbersih dari pemerintah pusat. Pemkot Denpasar menuding banyaknya tempat pembuangan sampah (TPS) liar sebagai penyebab kegagalan itu.
Kabag Humas dan Protokol Pemkot Denpasar, IB Rahoela, mengatakan, selain TPS liar, masih ada penyebab lain yang memicu kegagalan meraih Adipura, seperti keberadaan sampah di tepi jalan dan keberadaan sampah di pasar. “Banyak sampah tercecer di jalan karena tak tertampung di TPS liar,” katanya.
Menurutnya, sampah dari TPS liar ini jumlahnya cukup banyak karena keberadaan TPS liar di Kota Denpasar terus bertambah jumlahnya setiap waktu. Karena sampah liar ini Kota Denpasar terpuruk dalam upaya meraih trofi Adipura. “Tahun ini dapat poin 70, tahun lalu 68. Meningkat tapi belum cukup untuk meraih Adipura,” katanya.
Mengenai TPS liar, Rahoela menyebutkan, terbanyak ada di kawasan Jalan Gatot Subroto, Denpasar. Meningkatnya jumlah TPS liar membuat petugas Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Denpasar kewalahan karena tidak diimbangi dengan penambahan tenaga pengangkut. “Karenyanya, pengangkutan sering tidak tepat waktu,” ujarnya.
Sedangkan untuk sampah di pasar, ada beberapa pasar yang masih dikategorikan belum maksimal pengelolaan sampahnya. Seperti misalnya Pasar Tambangan, Pasar Ubung, serta sampah pasar Ketapian Denpasar. “Selain soal sampah di jalan dan pasar, kurang disiplinnya¬† masyarakat juga mempengaruhi,” tambahnya.
Menyikapi kegagalan ini, Pemkot Denpasar pun akan melakukan evaluasi. “Kami akan evaluasi, apa yang masih kurang baik akan diperbaiki. Misalnya kalau armada kurang tentu harus ditambah. Kami juga minta masyarakat untuk disiplin dan bisa bekerjasama dengan pemerintah untuk peduli akan kebersihan,” harapnya
Meski gagal mendapatkan Adipura, namun tahun ini Kota Denpasar mendapatkan beberapa penghargaan lain, misalnya Adiwiyata Mandiri dan Sekolah Adiwiyata. Denpasar juga meraih penghargaan dalam hal penataan taman kota terbaik untuk Taman Puputan Margarana, Renon, Lapangan Lumintang serta Lapangan Badung Denpasar. BOB-MB