putu-putra-jaya-wardana-se-mstr
I Putu Putra Jaya Wardana.SE.MsTr/MB

Denpasar, (Metrobali.com) –

Transportasi merupakan unsur yang penting sebagai urat nadi kehidupan dalam perkembangan ekonomi, sosial, politik, pariwisata, mobilitas pendududuk yang tumbuh serta mengikuti perkembangan dalam berbagai bidang dan sektor. Begitupun sebaliknya perkembangan dari bidang dan sektor diatas sangat berpengaruh dalam tatanan system transportasi suatu daerah.

Bali merupakan salah satu daerah yang mengalami pengaruh dari semua lini sektor tersebut. Tidak hanya dampak positif yang dirasakan, melainkan dampak negative terhadap system transportasi publik yang ada.

Sektor perekonomian yang semakin meningkat membuat animo masyarakat tinggi dalam pembelian kendaraan bermotor. Sektorsosial yang semakin tinggi tanpa pernah menyentuh secara langsung kepada masyarakat akan pentingnya menggunakan transportasi publik yang berkelanjutan, membuat masyarakat terlena dalam zona nyaman dalam penggunaan kendaraan pribadi. Sektor politik juga dapat mempengaruhi system transportasi suatu daerah, salah satunya dikarenakan adanya perbedaan visi dan misi pemimpin sehingga sangat berpengaruh dalam pengambilan suatu kebijakan. Sektor Pariwisata yang berkembang tentu akan mengakibatkan pertambahan jumlah pergerakan, sehingga tanpa system transpotasi publik yang baik akan terjadi kemacetan. Sektor Pertumbuhan dan perkembangan mobilitas penduduk dalam system pengembanga ntransportasi tentu akan terjadi urban sprawl atau penyebaran tidak merata dalam suatu zona diakibatkan belum meratanya perekonomian masing-masing kabupaten di Bali.

Banyaknya Masyarakat yang belum mengetahui keberadaan sertafungsi forum terkait dengan transportasi di Bali mengakibatkan kurang optimalnya dalam koordinasi serta konsultasi kepada masyarakat akan perencanaan system transportasi publik Bali saat ini hingga ke depan.

Dengan dibentuknya dewan transportasi sebagai lembaga independen yang didalamnya terdapat berbagai unsure ahli transportasi yang berfungsi sebagai forum konsultasi dan koordinasi masyarakat ke pemerintah. Tentunya akan terjadi hubungan yang komunikatif antara masyarakat dan pemerintah. Selain itu, fungsi dewan ini dapat membantu gubernur dalam pengambilan kebijakan terkait dengan system perencanaan transportasi atau nantinya dapat membantu forum lalu lintas dan angkutan jalan provinsi Bali sesuai dengan keputusan Gubernur Bali  nomor 578/03-F/HK/2016.

Apakah Bali sangat membutuhkan lembaga atau dewan yang bersifat independen dan memiliki implementasi dalam sektor transportasi? Atau hanya cukup dengan forum yang sudah ada saat ini? (Bagian 1)