Mangupura (Metrobali.com)-

Karya Ageng Pelebon dan Meligya Punggel Ida Pedanda Gede Kekeran Gria Gede Denkayu Sunia Asrama, Mengwi dilaksanakan Minggu (16/12) kemarin. Pelebon diikuti ribuan karma, tampak hadir pada kesempatan itu Bupati Badung A.A. Gde Agung yang juga selaku Penglingsir Puri Ageng Mengwi bersama Wakil Bupati Badung I Ketut Sudikerta, Sekda Badung, Angga Puri, Angga Gria, krama banjar Sunia serta masyarakat Desa Werdhi Bhuana.

             Karya pelebon diawali dengan upacara ngutang sok cegceg, mebumi suda dan melaspas pelinggih. Prosesi pelebon dengan mengarak trajang, lembu dan bade dimulai pukul 09.00 wita dari griya gede denkayu sunia asrama di Br. Sunia menuju ke tunon (tempat pembakaran) yang jaraknya kurang lebih 1 km. Di tunon jenasah yang ada di bade diturunkan melalui trajang dan ditempatkan di dalam lembu putih. Usai pembakaran, dilanjutkan dengan upacara ngereka galih yang dipuput Ida Pedanda Istri Gria Kekeran Blahbatuh dan pengiriman dipuput Ida Pedanda Gede Made Gunung Gria Purnawati Blahbatuh. Nyukat ke segara seseh dipuput Ida Pedanda  Gria Kedaton Denkayu.

            Bersamaan dengan prosesi tersebut, juga dilaksanakan upacara melaspas peyadnyan lan padma dipuput Ida Pedanda Gede Kekeran Gria Gede Denkayu serta upacara nunas/ngangget don bingin. Datang dari segara dilaksanakan upacara ngajum, ngening, mapurwa daksina, ngaturang bawa, ngeligya yang dipuput Ida Pedanda Putra Kemenuh Gria Gede Sembung dan Ida Pedanda Gede Made Gunung. Sementara pada pukul 01.00 dini hari dilaksanakan upacara metetangi , maprelina dan nganyuk ke segara seseh. Senin (17/12) ini dilanjutkan dengan upacara nyegara gunung Bratan dan diakhiri dengan upacara nunggahan. GAB-MB

 

Baca Juga :
Gerakan Pemantapan Pancasila Bali Gelar Lomba Karya Tulis Tingkat Regional Bali - Nusa Tenggara