Denpasar (Metrobali.com)-

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menginginkan pasangan Anak Agung Ngurah Puspayoga-Dewa Nyoman Sukrawan menang Pilkada Bali secara bermartabat.
“PDIP tentu saja menginginkan kemenangan dalam Pilkada Bali secara bermartabat, tak mau menghalalkan segala cara,” kata Ketua Badan Bantuan Hukum dan Advokasi DPP PDIP Arteria Dahlan di Pos Media Puspayoga-Sukrawan (PAS) di Denpasar, Selasa.

Menurut dia, untuk mencapai kemenangan bermartabat ini, DPP PDIP memberikan perhatian khusus terkait Pilkada Bali. Karena faktor historis dan dianggap mampu menunjukkan ideologi partai secara riil kepada masyarakat bawah.

“Bali mendapatkan atensi khusus dari kami di pusat. Perhatian sangat ekstra dan berlapis akan kami berikan. Terkait itu, setiap saat kami akan turun untuk memantau langsung perkembangan di Pulau Dewata,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Arteria hadir di Pos Media PAS secara khusus untuk mendiskusikan hal-hal terkait masalah hukum dan advokasi dalam Pilkada Bali 2013.

“Kami coba konsolidasi dan memantau secara langsung kesiapan tim advokasi PAS di Bali,” katanya didampingi Prananda Prabowo, putra Megawati Soekarnoputri.

Mengenai hal-hal penting yang menjadi fokus tim advokasi ini, lanjut dia, sejak awal diinventarisasi dan didiskusikan.

“Kalau ada pelanggaran dalam Pilkada Bali, langkah seperti apa yang diambil. Lalu pelanggaran seperti apa yang ditempuh secara hukum. Ini coba kami inventarisasi dari awal,” ujarnya.

Dengan inventarisasi dini itu, kata dia, kader PDIP dan seluruh pendukung PAS juga diberikan pemahaman sejak awal.

“Kami ingin dari awal memastikan bahwa nilai-nilai demokrasi berjalan dengan baik, dan seluruh kader serta pendukung juga berpolitik dengan santun,” ucap Arteria.

Di tanya kapan pembentukan tim advokasi PAS di Bali, kata dia, semuanya menjadi kewenangan penuh Puspayoga selaku calon gubernur.

Baca Juga :
Pasukan Israel bunuh empat warga Palestina di Tepi Barat

“Sekarang tim advokasi sudah kami bentuk, tinggal menunggu waktu saja dideklarasikan,” kata Puspayoga. INT-MB