Denpasar (Metrobali.com)-

Pawai arak-arakan parade kesenian dalam ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-35 tahun 2013 mendatang diusulkan untuk dilombakan. Rencananya ini dilakukan sebagai langkah penguatan daya kreatif para seniman dan jati diri bangsa sesuai tema PKB tahun depan yang mengusung tema Taksu: Membangkitkan Daya Kreatif dan Jati Diri.

Hal ini diungkap I Gede Arya Sugiartha, selaku koordinator pawai PKB 2013, Selasa (16/10) kemarin. Dia mengakui telah menerima berbagai masukan terkait pembenahan pawai arak-arakan parade kesenian dalam ajang PKB tahun depan, yang akan dihelat 8 Juni 2013 mendatang di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Renon Denpasar.

Diakuinya, pawai PKB tahun depan mencoba mengapresiasi arak-arakan gebogan bunga, buah, dan janur. Selain itu, juga pernak-pernik jajan sarad dan atraksi pasukan pecalang di setiap kabupaten/kota dalam bentuk pertunjukan seni budaya yang bernilai edukatif dan sekaligus hiburan segar bagi khalayak publik.

Ini dimaksudkan sebagai terobosan baru menggugah pemikiran kritis masyarakat bagi upaya kreatif dalam pembenahan fungsi dan tugas pecalang khususnya, yang belakangan ini cenderung disalahartikan maupun disalahgunakan sebagai alat propaganda politik praktis.

Di samping itu, pawai PKB tahun depan yang diformat dalam durasi waktu dua jam ini juga akan memprioritaskan atraksi displai di depan panggung kehormatan sekitar 10 menit setiap kabupaten/kota. “Nah, untuk mengantisipasi pelanggaran saat atraksi displai berlangsung inilah pawai PKB tahun depan diusulkan untuk dilombakan,” katanya. IJA-MB

 

Baca Juga :
Go Jek di Bali Demo Lagi ke Gedung Dewan