Foto: Ketua DPW PID Provinsi Bali Ferdy Dethan (kiri) bersama Sekretaris DPW PID Provinsi Bali Gede Bela Darma Satya (kanan).

Badung (Metrobali.com)-

Partai Indonesia Damai (PID) hadir di Bali di tengah kondisi pandemi Covid-19 dan siap berkotribusi melakukan aksi nyata untuk kemanusiaan membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi ini.

“Kami akan segera lakukan kegiatan sosial dan aksi kemanusiaan membantu masyarakat kurang mampu dan terdampak pandemi Covid-19,”  kata Ketua DPW Partai Indonesia Damai (PID) Provinsi Bali Ferdy Dethan.

Hal ini disampaikan Ferdy Dethan ditemui usai rapat perdana pembentukan pengurus DPW PID Provinsi Bali di New Dewata Cafe, Kedonganan, Kabupaten Badung, Sabtu (22/8/2020).

Apa yang ditawarkan di Bali? Ditanya demikian, Ferdy Dethan mengakui saat ini pihaknya belum bisa bicara terkait hal itu. Namun yang pasti PID akan melakukan kerja nyata dulu di tengah masyarakat dalam suasana keprihatian atas dampak pandemi Covid-19.

“Kami akan lakukan bakti sosial sambil memperkenalkan diri saja bahwa PID adalah partai nasionalis untuk semua kalangan. Kami mengajak semua kalangan yang ingin membangun bangsa dan negara bergabung di PID,” terang Ferdy Dethan.

Sementara itu PID saat ini telah merampungkan struktur kepengurusan di tingkat DPW Bali. “Kepengurusan tingkat DPW sudah rampung dan kami akan bergerak cepat membentuk kepengurusan di Kabupaten/Kota se-Bali,” tegas Ferdy Dethan.

Untuk di DPW PID Bali, kepengurusan Ferdy Dethan didampingi Gede Bela Darma Satya selaku Sekretaris dan Bendahara dipercayakan kepada Luh Swalini.

Selanjutnya kepengusan di tingkat DPC Kabupaten/Kota se-Bali akan digenjot dan ditargetkan semuanya rampung paling tidak bulan Oktober 2020 ini.

“Sementara yang sudah siap Denpasar dan Bangli,” terang Sekretaris DPW PID Bali Gede Bela Darma Satya, politisi muda asal Tejakula Buleleng yang pernah tarung sebagai Caleg DPRD Buleleng Dapil Tejakula pada Pileg 2019 dari PSI.

Baca Juga :
Sat Sabhara Polres Klungkung Sambangi Warga Kurang Mampu 

Setelah itu baru akan dibentuk kepengurusan hingga ke kecamatan (ranting) dan tingkat desa (anak ranting).

Sebagai partai anyar dalam kancah politik Indonesia, PID optimis bisa lolos verifikasi faktual dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) sehingga bisa tarung pada Pemilu Legislatif (Pileg) tahun 2024.

“Target 2024 kami optimis jadi peserta pemilu,” tegas Ferdy Dethan yang berlatar belakang pengusaha properti ini.

Partai Indonesia Damai (PID) terbentuk tanggal 28 Oktober 2019 di Jakarta. Ketua Umum PID sejak awal terbentuk hingga saat ini adalah Apri Hananto Sukandar.

PID merupakan partai politik yang bersifat mandiri, terbuka, yang bersumber pada Prinsip Kasih, Perdamaian, Kebangsaan dan Kemanusiaan yang adil dan beradab.

PID mengusung visi “Terwujudnya Masyarakat Indonesia yang Maju, Terlindungi, Damai- Sejahtera, Cerdas, Adil dan Makmur, dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika, yang Bersatu dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Republik Indonesia (UUD RI) Tahun 1945.” (wid)