Ketua Pansus Ni Luh Kadek Suastiari berfoto bersama dengan anggota serta Kadis Lingkungan Hidup dan Kebersihan Wayan Puja serta undangan lainnya sesuai rapat finalisasi, Kamis (10/11/2022).

Badung, (Metrobali.com)

Pansus Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang dibentuk DPRD Badung, Kamis (10/11/2022) menggelar rapat finalisasi. Rapat tersebut dipimpin Ketua Pansus Ni Luh Kadek Suastiari dan sejumlah anggotanya serta dihadiri pula oleh Kadis Lingkungan Hidup dan Kebersihan Wayan Puja, utusan sejumlah OPD terkait serta tim ahli DPRD Badung.

Usai rapat, Ketua Pansus Kadek Suastiari menegaskan, rapat kali ini hanya membahas perubahan nomenklatur, sementara secara substantif pasal demi pasal termasuk penulisannya sudah disepakati pada rapat sebelumnya. Misalnya dari pencemaran menjadi kerusakan. “Saat ini hanya membahas perubahan nomenklatur saja,” tegasnya.

Ditanya soal perubahan substansi, Suastiari memastikan tidak ada. Secara substantif tidak ada perubahan seperti yang sudah disepakati pada rapat-rapat sebelumnya. “Saat ini dipastikan sudah final,” katanya.

Ditanya langkah berikutnya sampai ranperda ini ditetapkan menjadi perda, politisi PDI Perjuangan Dapil Abiansemal tersebut menyatakan besok akan melapor kepada Ketua DPRD Badung. Bahwa Pansus sudah menyelesaikan tugas dengan harapan ke depannya bisa menapatkan value dengan baik. Perda kita bisa berjalan dengan baik bukan hanya di atas kertas saja, tetapi bermanfaat bagi kita semua terutama untuk menjaga lingkungan hidup kita.

Sementara untuk jadwal penetapannya, ujarnya, hingga belum diketahuinya. Besok setelah melapor ke Ketua DPRD, pihaknya akan menanyakan untuk tahapan berikutnya hingga sampai penetapan. (RED-MB)