Foto: Solidaritas Muda Denpasar “Youth Solidarity Denpasar” membuka pelatihan singkat bertajuk “Enrichment Program” bagi SMK dan D1 Pariwisata di Jalan Kusuma Bangsa 1 Nomor 11, Denpasar.

Denpasar (Metrobali.com)-

Sudah setahun pandemi Covid-19 ini berlangsung dan Bali menjadi provinsi yang sangat berdampak sebab ekonomi Bali sangat bergantung pada pariwisata. Sampai saat ini tidak banyak hotel dan restoran yang buka karena tidak adanya wisatawan yang datang berlibur.

Selain pekerja di bidang pariwisata yang banyak dirumahkan, ternyata ada dampak lain juga yang menjadi permasalahan serius yang patut diperhatikan, yaitu disektor Pendidikan Pariwisata.

Seperti diketahui ada hampir 17 SMK Negeri dan Swasta yang berada di wilayah Denpasar yang menekuni ilmu pendidikan bidang pariwisata, baik itu perhotelan, restaurant ataupun tour and travel, belum lagi untuk lembaga pendidikan yang setingkat Diploma.

Sulitnya mencari training bagi SMK dan D1 Pariwisata di masa pandemi Covid-19 menjadikan Solidaritas Muda Denpasar “Youth Solidarity Denpasar” yang beranggotakan kaum muda dan juga cukup banyak yang bergerak di bidang pariwisata secara professional, berinisiasi membuka pelatihan singkat bertajuk “Enrichment Program.”

“Kasihan adik-adik kita yang sedang mencari tempat training menjadi sulit. Ini bisa sangat berdampak juga bagi mereka, karena bisnis perhotelan dan restaurant banyak yang tutup. Kami sedang mempersiapkan pelatihan langsung dalam melayani tamu dengan standard bintang 5,” ujar Bro I Wayang Agus Junaedi, atau Bro Juned sapaan akrabnya, Minggu (11/4/2021), yang saat ini juga menjabat sebagai Operation Restaurant Manager di salah satu restaurant di Ubud.

Selain di bidang pariwisata, Bro Juned juga konsisten dalam membantu masyarakat di UMKM dan juga menjabat sebagai Sekretaris Kopitu (Komite pengusaha UMKM Indonesia Bersatu) DPW Bali.

Baca Juga :
Sampaikan LKPJ Kepala Daerah, Gubernur Pastika Tekankan Pertumbuhan Ekonomi Bali Diatas Rata-rata Nasional

“Enrichment Program” ini bertujuan memberikan pelatihan langsung kepada adik-adik SMK Pariwisata dan D1 Perhotelan yang tidak mendapatkan training.  Serta bagi mereka yang tertarik atau ingin meningkatkan keahlian di F&B Service, dan akan di training langsung oleh Bro Juned.

Adapun pelatihan-pelatihan yang  diberikan adalah Basic Restaurant Practice, Interview Steps in Tourism, dan nanti berlanjut dengan Basic Italiano. Peserta tidak akan di pungut biaya, dan yang ikut pelatihan ini tetap diberikan piagam training.

Untuk ikut “Enrichment Program” syaratnya  sangat mudah, yaitu pelajar SMU/SMK sederajat dan Diploma 1 yang tidak mendapatkan tempat training, masih bersekolah atau menganggur dan juga dapat di ikuti untuk masyarakat umum yang ingin menambah pengetahuan dalam tourism industri.

Program ini dimulai tanggal 10 April mulai pukul 10 Pagi di, Jalan Kusuma Bangsa 1 Nomor 11, Denpasar yang juga merupakan basecamp Solidaritas Muda Denpasar, dan akan berlanjut tanggal 16 April 2021 untuk Basic Italiani.

Tentunya harapan dari program ini agar para adik-adik, serta masyarakat umum tidak menyia-nyiakan kesempatan ini, sehingga dapat ikut serta bergabung di pelatihan ini berikutnya agar skillnya bisa ditingkatkan dalam persiapan pariwisata dibuka kembali.

Untuk info lebih lanjut, hubungi Bro Juned (081236000121) atau Sis Nita (+62 812-3848-6659). (wid)