Foto: AMD-Agung Manik Danendra  (kanan) bersama Ketua Panitia OpenSea AMD JK (Jung Kresna) saat meninjau kapal boat nelayan “Panca Pandawa AMD for Us Bout” yang akan diserahkan kepada Walikota Denpasar IGN Jaya Negara di kawasan Pantai Padang Galak, Sanur, Denpasar, Sabtu (29/1/2022).

Denpasar (Metrobali.com)-

Kepedulian tokoh Bali Dr. Anak Agung Ngurah Manik Danendra, S.H., M.H., M.Kn., yang juga tokoh sentral Puri Tegal Denpasar-Pemecutan tidak pernah surut terhadap masyarakat Bali terlebih di masa pandemi Covid-19.

Tokoh “berdarah biru” yang juga punya trah raja yang akrab disapa AMD-Agung Manik Danendra ini selalu hadir tidak hanya membawa harapan tapi juga aksi nyata, kepedulian dan pengabdian tanpa batas untuk membantu meringankan beban masyarakat Bali dan mendukung mensukseskan program-program pembangunan pemerintah.

Masih segar di ingatan publik ketika AMD dengan penuh tulus ikhlas dan rasa bhakti melaksanakan Karya Agung Upacara Pakelem Agung Pamahayu Jagat di Segara Sanur, Pantai Matahari Terbit Denpasar, awal November tahun 2021 lalu bertepatan dengan Hari Sugian Jawa dan Tilem Sasih Kalima.

Kali ini AMD kembali menghadirkan “mahakarya” kerja-kerja nyata membangun Bali dengan menyentuh tidak hanya persoalan sosial, budaya, agama namun juga ekonomi krama Bali. Salah satunya dengan siap menggelontorkan bantuan kapal boat nelayan yang akan diserahkan kepada Pemerintah Kota Denpasar yang rencananya diterima langsung Walikota Denpasar IGN Jaya Negara. Program ini dinamakan OpenSea AMD.

Bantuan lima unit kapal disiapkan AMD dan akan diserahkan kepada Jaya Negara di kawasan Pantai Padang Galak, Sanur, Denpasar, Sabtu (29/1/2022) yang juga bertepatan dengan hari baik, hari suci Tumpek Uye dimana di hari yang sama ada sejumlah prosesi dilakukan umat Hindu Bali berkenaan dengan instruksi Gubernur Bali No. 1 Tahun 2022 tentang Perayaan Rahina Tumpek Uye dengan upacara Danu Kerthi. Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar juga sudah meninjau ke lapangan persiapan penyerahan kapal ini.

Baca Juga :
Tanaman Kedelai Butuh Modal Rp 5,42 Juta/Ha

“Bantuan lima unit yang diprakarsai oleh Bapak AMD kapal sudah siap diserahkan kepada Bapak Walikota Denpasar Sabtu nanti,” kata Ketua Panitia OpenSea AMD Anak Agung Ngurah Kresnaningrat Daneswara saat dihubungi Kamis (27/1/2022) seraya menyebutkan AMD sudah berkoordinasi Walikota Denpasar yang akan hadir menerima langsung penyerahan lima unit kapal boat nelayan ini.

Anak muda yang akrab disapa JK (Junk Kresna) menambahkan adapun OpenSea AMD ini merupakan kegiatan yang mempermudah masyarakat Denpasar Bali untuk melakukan kegiatan kelautan dengan pemberian sumbangan lima buah kapal boat nelayan yang bernama “Panca Pandawa AMD for Us Bout”.

“Kapal yang disumbangkan ini dapat dipakai dalam kaitan upacara keagamaan dan kegiatan nelayan untuk menggerakkan perekonomian,” ungkap JK yang juga merupakan putra kedua AMD yang juga penggerak team milenial Bali ini.

Dihubungi terpisah, AMD mengungkapkan ide untuk memberikan bantuan lima unit kapal boat nelayan ini tercetus setelah dirinya melaksanakan upacara Karya Agung Upacara Pakelem Agung Pamahayu Jagat di Segara Sanur, Pantai Matahari Terbit Denpasar, awal November tahun 2021.

“Dari Pakelem Agung tercetus ide untuk bantuan kapal ini. Karena saya melihat banyak pamedek yang upacara pitra yadnya termasuk pekelem kesulitan mendapatkan kapal. Banyak upacara keagamaan yang terkait dengan segara yang memerlukan sarana perahu atau kapal nelayan, untuk menggunakan itu para pemedek kena biaya sewa kapal. Dengan adanya ini kapal bisa digunakan secara gratis,” papar AMD.

Lima unit kapal boat nelayan ini merupakan kapal baru yang dibuat dan dipesan dari kayu terbaik oleh pengrajin Bali di Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana. “Dibuat sejak pekalem agung, selama hampir  tiga bulan. Dibuat dari awal, jadi ini kapal baru, dengan mesin baru,” tutur AMD.

Baca Juga :
Ronda Kamling, Warga Bekuk Pencuri

Sementara itu penyerahan kapal boat nelayan ini kepada Walikota Denpasar akan didahului dengan upacara melaspas kapal pada pagi harinya sekaligus memohon doa restu agar dimudahkan dan dilancarkan dalam pemanfaatan ke depannya oleh masyarakat Bali. (wid)