Denpasar (Metrobali.com)-
Proses seleksi rekrutmen calon direksi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mangutama Kabupaten Badung, Bali diadukan ke Ombudsman RI Perwakilan Bali di Denpasar. Hal ini terkait dengan adanya sejumlah nama yang lolos dalam seleksi  tersebut pernah tersangkut kasus temuan  oleh Badan Pemeriksa Keuangan RI.

Nama-nama tersebut adalah Made Subargayasa yang saat itu menjabat sebagai Plh. Direktur Bidang Umum dan Keuangan, dan IB Gede Wimbardi sebagai Kepala bagian Produksi di PDAM Tirta Mangupura Badung.

Asisten Ombudsman RI Perwakilan Bali, Ni Nyoman Sri Widhiyanti kepada wartawan  di Denpasar, Senin (4/3) mengaku masih akan mengkaji laporan dari seseorang yang identitasnya dirahasiakan itu. Namun berdasarkan berkas laporan yang disertai lampiran tentang temuan BPK RI itu, pihaknya mengimbau  kepada pihak-pihak berkompeten untuk menunda dulu pelantikan calon direksi terpilih sambil  menunggu semuanya menjajdi jelas. Sebab menurut informasi, agenda pelantikan direncanakan pada Rabu (6/3) lusa.

“Dari membaca sepintas laporan yang masuk, kami himbau agar pelantikan calon terpilih ditunda dulu sambil menunggu semuanya clear,” harap Sri Widhiyanti.  Bahkan bukan tidak mungkin pada hasil akhir setelah melakukan verifikasi dan klarifikasi, pihaknya bisa saja mengeluarkan rekomendasi kepada atasan terlapor/Tim Seleksi untuk mengulang seluruh proses seleksi tersebut.

Sebagai langkah awal yang akan dilakukan Ombudsman, kata Sri, adalah  melakukan verifikasi laporan yang masuk yang dilanjutkan klarifikasi ke panitia seleksi. Dalam berkas pengaduan itu dilampirkan tindak lanjut rekomendasi BPK RI tentang kelebihan pembayaran perjalanan dinas, pendidikan dan pelatihan, dan studi banding luar daerah sebesar Rp 183 juta lebih.

Atas rekomendasi dari BPK RI tersebut, akhirnya kelebihan biaya tersebut sudah dikembalikan termasuk oleh beberana nama yang lolos dalam seleksi calon direksi PDAM Tirta Mangupura tersebut.

Sri mengakui untuk melakukan verifikasi tersebut, pihaknya masih perlu SK (surat keputusan) tentang pembentukan Tim Seleksi guna mengetahui tugas pokok dan fungsi dari tim seleksi tersebut. SK inilah yang masih belum dilampirkan oleh pelapor, namun sudah disanggupi oleh pelapor.

Tim Seleksi yang terdiri dari berbagai unsur instansi ini diketuai oleh Gusti Ngurah Oka Darmawan dengan jumlah semuanya 11 orang. Tim ini mulai melakukan seleksi administrasi pada 23 Februari yang pada awalnya diikuti 15 peserta.

Selanjutnya dari 15 peserta yang dinyatakan lolos ke tahap berikutnya yakni uji kelayakan dan kepatutan yang dilakukan pada 24 dan 25 Februari adalah 11 orang, yang akhirnya meloloskan 3 calon direksi yakni Made Subargayasa, IB Gede Wimbardi (dari PDAM Tirta Mangupura) dan IB Wardana.

Sementara itu Ketua Tim Seleksi Oka Darmawan belum berhasil dikonfirmasi terkait laporan proses seleksi tersebut ke Ombudsman. SUR-MB