Mangupura (Metrobali.com)-

Ratna Gde Agung selaku Ketua Tim PKK Kab. Badung bersama Ketua Darma Wanita Persatuan Ny. Kompyang R. Swandika laksanakan kegiatan K3S, kegiatan ini berupa kunjungan dengan masyarakat kurang mampu serangkaian peringatan Hari Pahlawan, Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) dan Peringatan hari Ibu yang dirangkai dengan Hari Ulang Tahun Darma Wanita Kabupaten Badung ke 13 Tahun 2012, Senin (10/12) kemarin.

Kunjungan diawali di Kecamatan Abiansemal, disini Ny. Ratna Gde Agung memberikan bantuan sembako kepada 64 orang veteran kurang mampu, kepada penderita bibir sumbing atas nama Ni Kadek Yuliani yang masih berumur 5 Bulan di Br. Pasekan Desa Sibang Gede dan memberikan peralatan ukir kepada 2 kelompok ukir Nyoman Mudiarta di Banjar kedampal dan Kel. Ukir Ketut Taparwana Banjar Pande serta memberi bantuan kursi roda kepada I Wayan Suta Br. Geria Desa Ayunan Abiansemal Badung.

Pada kunjungannya di Kecamatan Petang, diserahkan bantuan dana kepada Ni Ketut Santiani  45 tahun penderita kanker payudara Banjar Tengah Getasan Petang dan bantuan peralatan membatik kepada 2 kelompok pengrajin batik tulis Jepun Bali I dan II .

Safari kegiatan K3S dilanjut ke Kecamatan Mengwi dalam kesempatan tersebut Ratna Gde Agung yang didampingi Camat Mengwi Nyoman Suardana juga memberikan bantuan peralatan kepada kelompok Usaha Bersama (KUBE) janur, lontar kepada  Wayan Agus Eka Dharma Putra dari Banjar Tegal Saat Baleran Kelurahan Kapal Mengwi.

Disela kunjungannya, Ny. Ratna Gde Agung mengatakan, jajaran Tim Penggerak PKK Kabupaten Badung berkomitmen untuk selalu peduli dengan apa yang menjadi permasalahan, baik sosial maupun kehidupan masyakatnya di Kabupaten Badung. Dan melalui Pelaksanaan Kunjungan K3S Kabupaten ini, diharapkan bisa mendukung kegiatan safari tali kasih kemanusian dimana dengan kegiatan ini setidaknya kita tahu permasalahan yang terjadi di masyarakat dan dapat turut membagi suka dan duka, disamping juga mendukung program-program pemerintah dalam membangun masyarakat secara nyata.

Baca Juga :
Menkeu ubah sistem klasifikasi dan bea masuk