Bangli (Metrobali.com)-

Pagi tadi jajaran Kepala SKPD Pemkab.Bangli melaksanakan penganyaran di Pura Tuluk Biyu Batur Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli, yang juga dihadiri oleh wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Artha. Acara tersebut  diisi dengan prosesi per sembahyang  bersama. Pura Tuluk Biyu dalam Setahun melaksanakan piodalan 4 ( empat ) kali yakni pada sasih kapat, kasa,kepitu, dan  sasih kedasa, yang disungsung oleh  800 Pengempon  desa setempat.

Upacara Pengayaran di Pura Tuluk Biyu biasanya diikuti oleh seluruh Intansi Pemerintahan yang ada di Bali, yang bertujuan menghaturkan rasa syukur dan memohon keselamatn untuk pulau Bali ini. Upacara piodalan yang sudah dimulai pada hari Minggu yang bertepatan dengan hari Purnama Kapat yang merupakan puncak karya , dengan uleman yadnya berupa : pebangkit, kerbau, babi, bebek,dan tari – tarian berupa tari : Baris jojor, Baris Gede, tari Rejang dan  tari Pendet.  Piodalan yang  berlangsung selama 9 hari Penyineban akan dilaksanakan pada hari senin tanggal 8 Oktober 2012 yang akan diisi dengan upacara pepranian. Pemedek yang tangkil ke Pura Teluk Biyu tidak saja masyarakat Bali, ada juga dari luar Pulau Bali.

Pada kesempatan pagi itu Dane Jro Kajanan dan Dane Jro Kelodan yang merupakan Pemangku di sana menyampaikan sejarah nama Pura Tuluk Biyu yang dulu bernama Kulit Biyu dan disepakati oleh pengempon Pura tersebut menjadi nama Pura Tuluk Biyu. Yang pada jaman dahulu di gunung Abang  terdapat pohon pisang yang mengeluarkan Arca  dan satu – satunya Pralingga atau Pretima di Bali yang terbuat dari emas dengan tinggi 35cm dan emas 24 karat dan juga terdapat Prasasti dari tembaga yang bertuliskan dari huruf sansekerta  atau bahasa jawa kuno yang sekarang beristana di Pura Tuluk Biyu.

Baca Juga :
BK DPRD Jembrana Telusuri Kabar Oknum Rebutan Perempuan

Penyineban  Ida Bethara Pura Tuluk Biyu akan disineb pada meru tumpang 9 dan meru tumpang 7 juga terdapat pelinggih – pelinggih yang merupakan Putra dari Ida Bethara disana, juga terdapat pelinggih pemujaan Ratu Konco banyak umat yang meminta rejeki yang bisa membuat masyarakat sejahtera dan makmur. ARYA-MB