Klungkung ( Metrobali.com )
Kasus orang hilang kembali terjadi diwilayah hukum Polres Klungkung. Kali ini korbannya adalah seorang nenek mernama Ni Ketut Gemeh 75 alamat Banjar Griya, Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung.

Informasi yang dihimpun Metrobali.com bahwa korban mininggalkan rumah pada hari Minggu 21/10 sekira pukul 14.00 wita untuk mencari daun sirih setelah ditunggu hingga pukul 17.00 wita oleh keluarga, korban belum juga pulang kerumah.

Baru sekira pukul 21.00 wita pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Banjarangkan. Mendapat laporan dari masyarakat, anggota polisi yang dipimpin langsung Kapolsek Banjarangkan AKP I Ketut Ardana turun ke TKP bersama masyarakat untuk pencarian korban.

Menurut Ardana pada pukul 14.00 wita korban sempat dísapa oleh warga yang bernama pak Kentel di areal pura penataran dekat dengan orang pernah hilang baru – baru iini. Dan sekira pukul 16.00 wita ada juga warga yang melihat korban di Bukit Jati, Desa Timuhun,  ujar Ardana.

Sementara keponakan korban I Nyoman Mudita, menuturkan korban dilihat oleh warga ketika itu membawa daun ”Beleng” sejenis daun sirih dan korban memakai pakaian warna putih, sarung / kain batik warna coklat, memakai kalung handuk warna orange dengan kombinasi kuning, imbuh Ardana.

Pencarian sempat dihentikan karenan hari semakin gelap dan akan dilanjutkan keesokan harinya.
Pada hari Senin 22/10 sekira pukul 08.00 wita pencarian korban dilanjutkan. Kali ini pencarian melibatkan semua warga desa setempat dibantu  anggota polsek Banjarangkan.  Pencarian tidak diwilayah desa setempat namun warga masyarakat disebar higga keluar desa.

Lokasi pencurianpun medannya cukup sulit  karena tebing yang cukup curam namun hasil kerja keras tersebut tidak sia – sia  akhirnya korban ditemukan di Desa Ketapan yakni perbatasan desa Aan dengan desa Selisihan.

Baca Juga :
Pengamat : perlu tambahan jam belajar setelah bencana kabut asap

” Ya korban telah ditemukan pada hari Senin 22/10 diperbatasan desa Aan dan desa Selisihan sekira pukul 11.30 wita dalam keadaan selamat namun kondisi yang bersangkutan masih lemas ” ujar Ardana. Korban diduga mengalami pikun karena sudah lanjut usia sehingga tersesat, imbuhnya. SUS-MB