Foto: Sekretaris DPW Partai NasDem Provinsi Bali Nyoman Winatha.

Denpasar (Metrobali.com)-

Indonesia kembali menyatakan komitmennya kepada dunia terhadap upaya mengatasi krisis iklim pada KTT G20 yang akan diadakan di Bali akhir Oktober 2022. Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Indonesia akan mengusung tiga agenda utama yakni kesehatan, perubahan iklim dan perpajakan internasional.

Persoalan perubahan iklim ini menjadi persoalan bersama dunia saat ini yang tentunya membutuhkan dukungan semua pihak untuk ikut menanganinya tidak terkecuali elemen partai politik (parpol).

 

Sadar akan hal tersebut, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Provinsi Bali ikut berkontribusi mengambil langkah nyata dalam mengurangi dampak perubahan iklim dan pemanasan global. Salah satunya dengan menggalak program pemberian bibit buah unggul kepada masyarakat petani agar ditanam dengan baik.

“Salah satu cara mudah, murah dan sederhana untuk kita ikut mengatasi dampak perubahan iklim dan pemasanan global adalah dengan menanam pohon. Jadi kami galakkan gerakan menanam pohon namun bukan sekadar pelestarian lingkungan tapi juga ada aspek pemberdayaan ekonomi masyarakat. Maka kami berikan bantuan bibit buah unggul kepada para petani di Bali,” ungkap Sekretaris DPW Partai NasDem Provinsi Bali Nyoman Winatha di Denpasar, Sabtu (26/2/2022).

NasDem Bali menyadari betul bahwa sejauh ini, menanam pohon menjadi solusi termurah dan paling efektif dalam mengatasi berbagai dampak dari perubahan iklim. Pandangan NasDem ini sejalan juga dengan sejumlah publikasi penelitian yang menyatakan bahwa tidak ada cara lain untuk mengatasi perubahan iklim selain mengurangi emisi. Menanam pohon sangat efektif karena pohon akan menyerap lebih banyak karbondioksida di udara.

NasDem Bali juga mengingatkan persoalan perubahan iklim sangat berdampak besar terhadap sektor pertanian karena pertumbuhan dan produktivitas tanaman rentan terhadap perubahan iklim.  Dampak perubahan iklim seperti peningkatan suhu udara, perubahan pola hujan, dan iklim yang ekstrim berpengaruh negatif terhadap sistem produksi tanaman.

Baca Juga :
16 Pelanggar Perda Diganjar Tipiring   Pembuang Limbah Sablon ke Sungai Didenda Rp 3 Juta

Khawatir terhadap persoalan tersebut NasDem Bali mengambil inisiatif untuk ikut turun tangan dengan solusi dan kerja nyata salah satunya dengan menggulirkan program bantuan bibit buah unggul sebagai bagian gerakan kampanye menggugah kesadaran masyarakat Bali untuk kembali menanam pohon, kembali bertani dan menyelamatkan pertanian Bali.

Program bantuan bibit buah unggul ini telah bergulir sejak tahun 2021 lalu dan terus berkelanjutan hingga saat ini. Bahkan program ini akan dijalankan kembali dalam konteks juga mendukung agenda KTT G20 di Bali khususnya yang terkait penanganan perubahan iklim.

“Kami akan kembali memfasilitasi bantuan bibit buah unggul. Direncanakan akan datang sekitar 10 ribuan bibit pohon buah. Ini juga untuk mendukung program KTT G20,” ungkap Winatha.

Sebelumnya program bantuan bibit buah unggul ini telah bergulir dengan total lebih dari 7 ribu bibit buah unggul telah dibagikan kepada sejumlah kelompok tani di seluruh Bali. Ada banyak jenis bibit pohon buah produktif dan unggul yang disalurkan seperti alpukat mentega, mangga arum manis, durian otong, jambu kristal, sawo kecik, nangka dan lainnya.

Program bantuan bibit buah unggul ini di bawah koordinasi Bidang Pemilih Pemula dan Milenial DPW NasDem Bali yang bekerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup ini yang diberikan kepada masyarakat di masa pandemi Covid-19 diharapkan dapat semakin menggeliatkan sektor pertanian dan perkebunan di Bali. (wid)