NASA akan perbaiki pesawat ruang angkasa Mars yang bocor

Konsep artis yang menggambarkan pesawat pendarat Mars NASA, InSight, yang akan dikerahkan untuk mempejalari bagian interior Planet Mars. Misi itu semula dijadwalkan meluncur antara 4 Maret dan 30 Maret 2016 serta mendarat di Mars pada September 2016. Namun peluncuran misi itu kemudian ditunda. (NASA/JPL-Caltech)
Jakarta (Metrobali.com)-
NASA berencana memperbaiki pesawat ruang angkasa Mars yang tidak terbang sejak Desember karena mengalami kebocoran pada instrumen sains (komponen perangkat keras) utamanya.
Setelah diperbaiki, pesawat ruang angkasa tersebut akan kembali pada misinya dan akan diluncurkan pada tahun 2018, demikian Badan Antariksa Amerika Serikat, dilansir Reuters, Rabu waktu setempat.
Pesawat ruang angkasa, di satelit dikenal sebagai InSight, dirancang untuk mempelajari interior di dalam Mars, informasi yang akan membantu para ilmuwan untuk mencari tahu bagaimana planet tersebut dan planet-planet berbatu lain seperti Bumi, terbentuk dan berevolusi.
Badan antariksa mengatakan sedang meninjau berapa banyak biaya yang dibutuhkan untuk perbaikan, tetapi proyek itu telah diperkirakan oleh ilmuwan pada pekan lalu akan menghabiskan sekitar 150 juta dolar AS di atas biaya yang sudah dianggarkan sebesar 675 juta dolar AS.
InSight melewatkan kesempatan peluncuran pada bulan Maret setelah para ilmuwan pada bulan Desember menemukan ada kebocoran berbahaya pada instrumen sains utamanya yang muncul kembali.
Hal tersebut memunculkan pertanyaan apakah NASA akan membatalkan misinya. Namun, manager lembaga tersebut mengatakan bahwa kepentingan untuk ilmu pengetahuan sudah mendesak dan memungkinkan untuk memperbaiki kebocoran.
Bumi dan Mars selaras untuk meluncurkan InSight pada Mei 2018. Pesawat ruang angkasa yang akan tiba di Mars pada November 2018 itu memulai misi dua tahun.
Instrumen utama adalah seismometer dengan sensor yang perlu ditahan dalam kondisi hampir vakum sehingga mereka dapat membuat pengukuran sekecil diameter atom hidrogen.
Sembilan inci (22 cm) ruang bulat yang memuat sensor mengalami kebocoran kecil, begitu kecil yang diibaratkan jika sebuah ban mobil bocor pada tingkat tersebut maka membutuhkan tiga abad tanpa perlu udara tambahan, kata ilmuwan proyek Bruce Banerdt dari NASA Jet Propulsion Laboratory di Pasadena, California.
Lockheed Martin yang membuat pesawat ruang angkasa tersebut mengatakan Insight akan disimpan di fasilitas dekat Denver saat instrumen seismometer diperbaiki. Sumber : Antara
Baca Juga :
Pedagang Hanya Dibina, Ujung Ujungnya Masyarakat Dirugikan