Denpasar (Metrobali.com) –

 

Generasi milenial sebagai representasi generasi muda harus lebih aktif dalam politik untuk menegakkan etos politik berlandaskan Pancasila. Dan memerangi sikap-sikap intoleransi demi memperkuat nilai-nilai pluralisme melalui jalan politik dan untuk membentengi berkembangnya politik identitas.

Hal itu dikemukakan oleh Ketua Forum Bela Negara (FBN) Bali, Agustinus Nahak, SH, MH. saat Peringatan Hari Lahir Pancasila di Denpasar, Rabu (1/6/2022).

Menurutnya, Sudah saatnya generasi milenial memperoleh pendidikan politik, yang mengajarkan nilai-nilai politik dan bernegara. Karena banyak keputusan politik akan berpengaruh ke berbagai sendi kehidupan. Kesadaran politik pada masyarakat bisa dimulai dari generasi mudanya lagipula generasi milenial masih ‘fresh’ pikirannya dan jauh lebih terbuka terhadap nilai-nilai kebangsaan karena belum terkontaminasi oleh paham-paham yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila.

“Tak heran, di panggung politik Indonesia, mereka banyak didekati tokoh-tokoh politik. Hanya saja, tingkat ketertarikan kaum milenial terhadap politik ternyata masih rendah. Hasil survei menunjukkan, bahwa 80 persen generasi muda atau milenial jarang membicarakan politik,” terang Agustinus.

Maka dari hal itu, FBN Bali mendorong inisiasi kegiatan yang bisa melibatkan mereka untuk menuangkan gagasan dan pandangan mereka mengenai wawasan kebangsaan dan bela negara.

Sebab faktanya, generasi milenial merupakan kelompok umur terbesar dalam komposisi pemegang hak pilih di Indonesia saat ini.

“Peringatan hari lahir Pancasila ini merupakan momentum terbaik untuk meningkatkan kesadaran kita semua, terutama generasi milenial sebagai kelompok umur terbesar dalam komposisi pemilih di Indonesia saat ini, agar senantiasa berpegang teguh pada Empat Pilar Kebangsaan sebagai dasar kehidupan kita sebagai bangsa multi-etnis, multi-agama, multi-budaya dan beragam kekhasan daerah,” kata Agustinus Nahak yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Advokasi Hukum dan HAM DPD Partai Nasdem Bali ini.

Baca Juga :
Menanti Sinar Suci di Hari Raya Kuningan

 

Pewarta : Hidayat