Denpasar (Metrobali.com)-
Gubernur Bali, Made Mangku Pastika menginap di rumah seorang warga penerima program bedah rumah, Ni Made Wartini (75), di Banjar Putung, Desa Duda Timur, Selat, Kabupaten Karangasem. Pastika, jelas Karo Humas Pemprov Bali, I Ketut Teneng, menginap di rumah janda beranak dua itu mengajak serta istrinya, Ny Ayu Pastika.
Teneng menjelaskan, langkah itu diambil mantan Kapolda Bali itu lantaran ingin melihat dan menyerap langsung aspirasi dari publik soal program yang diusungnya selama ini. pastika, tambah Teneng lagi, tak ingin hanya mendapat laporan dari bawahannya saja.
“Pak Gubernur ingin melihat langsung program yang digulirkannya selama ini benar-benar berjalan. Selain itu juga Pak Gubernur ingin mendapat langsung tanggapan tentang program Pemprov Bali selama ini, tanpa direkayasa,” jelas Teneng, Senin (7/1/2013).
Menurut Teneng, banyak masukan yang didapat setelah Pastika menginap di rumah warga. Masukan itu, katanya, akan dijadikan bekal untuk terus memperbaiki program Pemprov Bali ke depan. Apalagi, imbuh Teneng, masa kepemimpinan Pastika sebentar lagi akan berakhir.
Tahun 2012 Pemprov Bali berhasil membedah rumah sebanyak 6 ribu unit. Sementara sebanyak 20 ribu keluarga miskin masih mengantre untuk dapat mengakses program populis itu. Kendati begitu, Teneng menampik jika dikatakan menginapnya Pastika di rumah warga berkaitan dengan Pilgub Bali 15 Mei depan. “Tidak ada kaitannya dengan politik. Ini murni untuk menyerap aspirasi dan melakukan evaluasi terhadap program pemerintah selama ini,” tutur Teneng.

Sabtu sore, Made Mangku Pastika beserta istri datang ke rumah Ni Made Wartini. Ia bermaksud menginap di rumah yang belum lama dibedah oleh Pemprov Bali itu. Pastika mengaku ingin merasakan rumah itu setelah mendapat bantuan dari Pemprov Bali. Di sana juga Pastika menjalani sejumlah agenda, di antaranya bertemu dan bertatap muka dengan warga sekitar. Minggu siang, orang nomor satu di Pulau Dewata itu beranjak dari rumah Wartini. “Ke depan, gubernur akan menginap lagi di rumah warga di daerah lain,” tutup Teneng. BOB-MB

Baca Juga :
MIT Mardlatillah Singaraja Raih Penghargaan Prestise Indonesia 2018