Buleleng (Metrobali.com)-

Sungguh malang nasib yang dialami Putu Darmawan berusia 57 tahun beralamat di Banjar Dinas Dajan Margi, Desa Silangjana Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng. Dimana pada Senin, 17 Januari 2022 sekitar Pukul 19.00 Wita disaat dia itu mengendarai sepeda motor Scoopy DK 6730 UAY melintasi jalan utama Desa Alasangker, tepatnya di depan sebelah selatan SMP Negeri 7 Singaraja yang berlokasi di Banjar Dinas Tenaon, Desa Alasangker tertimpa Pohon Wani tumbang, yang mengakibatkan meninggal dunia ditempat.

Kronologis singkat kejadian, sekitar Pukul 19.00 Wita anggota Bhabinkamtibmas yang bertugas di Desa Alasangker mendapat laporan melalui telp WA dari perangkat desa, dikatakan telah terjadi bencana alam pohon wani tumbang dan 1 orang tergeletak dijalan dengan posisi sepeda motor terjatuh menghadap ke timur. Posisi korban tertelungkup menghadap kebarat memakai mantel, dan helm terlepas.
Kemudian Bhabinkamtibmas mengamankan TKP sembari menghubungi perawat desa untuk memastikan kondisi korban, serta melaporkannya kepada Kapolsek Singaraja dan Piket Opsnal. Selanjutnya Kapolsek menghubungi BPBD, PLN serta Ambulance PMI untuk datang ke lokasi.

Sementara itu, korban Putu Darmawan yang kesehariannya sebagai Kaur Pemerintahan Desa Silangjana, dinyatakan sudah meninggal oleh perawat desa bernama Gede Kertiasa dan jenazahnya dibawa ke rumah duka menggunakan Ambulance dari PMI.

“Keluarga korban sudah mengikhlaskan bahwa kejadian tersebut sebagai sebuah kecelakaan.” ucap Kasi Humas Polres Buleleng AKP Gede Sumarjaya,SH seijin Kapolres Buleleng.

Sekitar Pukul 20.00 Wita, Kapolsek Singaraja bersama piket opsnal tiba dilokasi kejadian dan tim dari PLN serta BPBD Buleleng melakukan proses penebangan pohon wani yang melintang menutup jalan utama Desa Alasangker.

Pukul 21.00 Wita pohon sudah rampung dipotong dan jalan sudah bisa dilalui pengendara.

Baca Juga :
Satpol PP Gianyar dan Provinsi Bali Gelar Sidak Duktang di Pering Blahbatuh, 100 KK Melanggar

 

Pewarta : Gus Sadarsana