Foto: Jajaran pengurus DPW Partai NasDem Provinsi Bali membagikan bendera merah putih kepada warga dalam memeriahkan peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI.

Denpasar (Metrobali.com)-

DPW Partai NasDem Provinsi Bali dengan penuh sukacita menyambut dan memeriahkan HUT ke-77 Kemerdekaan Repbulik Indonesia (RI). Berbagai kegiatan dan aksi nyata pun dilakukan untuk juga membakar dan membangkitkan semangat nasionalisme warga Bali.

Salah satunya dilakukan dengan membagi-bagikan bendera merah putih kepada warga dan para pedagang di sejumlah titik di Denpasar, pada Senin, 15 Agustus 2022.

Aksi bagi-bagi bendera merah putih ini juga dilakukan di depan kantor/gedung DPW Partai NasDem Provinsi Bali di Jalan Cok Agung Tresna, Renon, Denpasar yang dipimpin langsung Sekretaris DPW Partai NasDem Provinsi Bali Nyoman Winatha bersama sejumlah pengurus dan kader.

“Kami lakukan aksi membagikan bendera merah putih kepada masyarakat, pedagang. Ini sesuai anjuran dari Kesbangpol untuk membagikan jutaan bendera merah putih berkaitan dengan peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI,” terang Winatha.

 

Harapannya dari kegiatan bagi-bagi bendera merah putih, kata Winatha, masyarakat agar tambah semangat dalam memperingati HUT Kemerdekaan RI. Dimana selama 2,5 tahun menghadapi pandemi Covid-19, bangsa Indonesia tidak bisa merayakan HUT Kemerdekaan RI dengan berkumpul bersama dan semeriah tahun-tahun sebelum pandemi.

“Kita harapkan tahun ini masyarakat bisa merayakan HUT Kemerdekaan RI dengan jiwa dan semangat kebangsaan serta nasionalisme yang tinggi. Dan harapannya kita bisa bangkit bersama dari pandemi Covid-19 dan perekonomian Bali lebih cepat pulih,” harap politisi NasDem asal Banjar Palasari, Desa Ekasari, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana ini.

Sebelum aksi bagi-bagi bendera merah putih ini, Partai NasDem di Provinsi Bali secara serentak melakukan penanaman pohon mangrove pada Senin, 15 Agustus 2022. Aksi penanaman mangrove serentak ini dilakukan DPW Partai NasDem Provinsi Bali bersama DPD NasDem Kabupaten/Kota yang di wilayahnya ada hutan mangrove seperti DPD NasDem Kota Denpasar, DPD NasDem Kabupaten Badung, DPD NasDem Kabupaten Jembrana, DPD NasDem Kabupaten Buleleng dan DPD NasDem Kabupaten Klungkung.

Baca Juga :
WNA positif COVID-19 kembali meninggal dunia di Bali

Untuk aksi penanaman mangrove dari DPW Partai NasDem Provinsi Bali digelar di kawasan hutan mangrove di Serangan, Kota Denpasar bersama-sama pula dengan DPD Partai NasDem Kota Denpasar.

Di seluruh Bali total ada 3.000 pohon mangrove yang ditanam dalam aksi serentak menanam pohon mangrove yang bertajuk “Lokakarya Partai NasDem Bali: Menjaga Kelestarian Kawasan Hutan Mangrove Bali, Bersatu Membangun Alam Bali” ini.

Winatha menerangkan aksi menanam mangrove ini serangkaian juga dalam rangka memperingati HUT ke-64 Provinsi Bali dan memperingati HUT ke-77 Kemerdekaan Repbulik Indonesia (RI). Aksi mulia ini juga sebagai aksi dan karya nyata NasDem Bali mewujudkan tagline “Bersatu Membangun Bali” dengan upaya “Bersatu Membangun Alam Bali.”

Aksi menanam mangrove itu juga dukungan nyata terhadap rangkaian kegiatan KTT G20 yang berlangsung di Bali dimana salah satu isu utama KTT G20 adalah perubahan iklim. NasDem Bali ingin berkontribusi nyata mengurangi dampak perubahan iklim dengan menjaga dan melestarikan kawasan hutan mangrove di Pulau Dewata.

 

Lebih lanjut Winatha menerangkan bibit pohon mangrove yang ditanam NasDem Bali ini merupakan bantuan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). “Kami dapat sumbangan bibit dari Kementerian LHK dan tadi hadir juga wakil dari LHK. Beliau berharap program ini dilanjutkan, dan beliau senang ada parpol peduli pada pelestarian hutan mangrove,” ungkap Winatha.

Tidak hanya sekedar menanam bibit mangrove ini, NasDem Bali juga akan melakukan upaya perawatan dan pemantauan tumbuh kembang dari bibit mangrove yang ditanam ini. “Tidak hanya menanam, beberapa bulan ke depan akan kami cek seperti apa perkembangannya. Kami akan rawat dengan baik sampai mangrove ini tumbuh besar dan memberikan manfaat besar bagi lingkungan,” pungkas Winatha. (wid)

Baca Juga :
Memperihatinkan Kondisi Anak Kelainan Usus Di Desa Ringdikit, Butuh Kepedulian Sosial