Menkeu Keluhkan Distribusi BLT Desa Lambat, Grace Anastasia: “Gubernur Bali Wajib Turun Tangan”

Metro Bali
single-image

Foto: Grace Anastasia Surya Widjaja, Anggota Komisi II DPRD Bali dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Denpasar (Metrobali.com)-

Keseriusan pemerintah pusat dalam mengimbangi kebijakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat, dalam penanganan wabah Covid-19, melalui penyaluran BLT Desa, dikeluhkan Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani, sebagaimana dilansir Kompas.com hari ini.

Kabupaten/ Kota yang dinyatakan sudah menyalurkan BLT Desa diatas 50%, untuk di Provinsi Bali, hanya Kabupaten Karangasem, Buleleng dan Kota Denpasar.

“Sangat parah, dimana empati pemerintah daerah lainnya di Bali, terhadap kondisi rakyatnya?”, ucap Anggota DPRD Bali Grace Anastasia Surya Widjaja menanggapi pemberitaan media, yang merujuk pada 6 (enam) Kabupaten/ Kota di Provinsi Bali, yang belum mencapai 50% penyaluran BLT Desa, kepada Keluarga Penerima Manfaat (PKM).

Dengan akses informasi, komunikasi serta transportasi yang sudah sangat memadai di Provinsi Bali, dibandingkan keberadaan daerah lain, lanjut Anggota Komisi II DPRD Provinsi Bali ini, sangat tidak masuk diakal, kecepatan pemerintah dalam menyalurkan bantuan yang ada, belum mencapai 50 % hingga bulan ini.

Jika pun pembatasan jumlah aparatur dalam melaksanakan pekerjaan, akibat PKM, yang menjadi alasan pihak pemerintah daerah, menurut Grace, sangat tidak dapat dijadikan alasan, karena pada faktanya ada pemerintah daerah di Bali, yang mampu bergerak relatif lebih cepat.

Sebagai satu kesatuan pemerintahan, seharusnya Gubernur, bergerak cepat untuk mengkoordinasikan pemerintah daerah di Provinsi Bali, untuk mendorong pemerintah kabupaten/ kota, menyalurkan BLT Desa secara cepat dan tepat.

“Perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah, dalam hal ini Gubernur, wajib untuk turun tangan, jangan sampai rakyat kecewa dengan pemerintahnya sendiri”, ucap Grace Anastasia Surya Widjaja, SE, yang juga Wakil Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi Bali ini mengingatkan.

Baca Juga :
DPRD Ingatkan Panitia Lomba Layang-Layang

“Ini lho cuman menyalurkan, bukan mencari anggaran untuk disalurkan, kenapa lambat begini?”, kata Grace heran.

Untuk itu, Grace sangat berharap, Gubernur segera mengkoordinasikan pemerintah daerah kabupaten/ kota di Bali, untuk mengetahui hambatannya, sekaligus mencari jalan keluarnya, agar bantuan yang menjadi hak rakyat Bali, dapat dengan cepat tersalurkan kepada keluarga penerima manfaat yang sudah ditentukan.

Kinerja pemerintah daerah pada masa sulit seperti sekarang ini, akan menjadi tolok ukur publik dalam memilih pemimpin daerahnya di masa yang akan datang.

Keberpihakan pemerintah daerah dan jajarannya, dalam memenuhi hak-hak rakyatnya, seharusnya ditunjukkan dengan sungguh-sungguh, agar supaya kepedihan rakyat dengan kondisi saat ini, dapat sedikit terobati, dengan tindakan pemerintah yang cepat dan tepat sasaran dalam menyalurkan bantuan yang diprogramkan. (wid)

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.