Jembrana (Metrobali.com)-

 

Handphone (HP) atau telepon genggam sebagai kemajuan zaman untuk mempermudah komunikasi memiliki dampak negatif dan positif. Tak bisa dipungkiri HP kini telah merambah ke dunia anak-anak. Dan saat anak main HP terkadang bisa sampai lupa waktu.

Mengurangi anak bermain HP banyak cara bisa dilakukan seperti yang dilakukan anggota Polsek Negara, Aiptu I Putu Budi Arnaya.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara ini rutin mengajak anak-anak di Lingkungan Pangkung Gayung, Kelurahan Baler Bale Agung (BB Agung) untuk berlatih pencak silat perisai diri. Kegiatan ini dilakukan di ruang terbuka dan biasanya pada waktu menjelang sore hari.

Bhabinkamtibmas Budi Arnaya, Kamis (21/7/2022) mengatakan pelatihan dan pembinaan dasar pencak silat dilatarbelakangi kerapkali melihat anak-anak bermain smartphone (HP). Bahkan tidak jarang sampai melewati batas waktu sehingga lupa untuk belajar maupun berolahraga dalam menjaga kebugaran tubuh.

“Awalnya hanya berenam, tapi sekarang sudah lumayan banyak” ujar Aiptu I Putu Budi Arnaya.

Dengan latihan seni bela diri pencak silat itu, ia berharap kedepan dapat membangkitkan semangat anak-anak untuk berolahraga dan belajar. Dan yang terpenting mengurangi anak untuk bermain HP yang terkadang tidak mengenal waktu.

“Mudah-mudahan melalui latihan ini bisa meningkatkan minat anak untuk berolahraga sekaligus melestarikan budaya bangsa seni bela diri pencak silat” harapnya.

Pelatihan dan pembinaan menurutnya juga bertujuan untuk mendidik disiplin dan memotivasi minat belajar akan budaya sendiri. Sehingga saat dewasa nanti tidak kehilangan jati dirinya sebagai bangsa yang kaya akan budaya dan adat istiadat.

 

Pewarta : Komang Tole

Baca Juga :
Pemkot Denpasar Serahkan Audit BPK Kepada Kejaksaan