Denpasar (Metrobali.com) –

 

Musyawarah Kerja Daerah Mukerda organisasi pengusaha angkutan darat (ORGANDA) Bali dilaksanakan bertepatan dengan Ulang Tahun Ke-62 wadah gabungan dari organisasi-organisasi pengusaha angkutan darat yang dibentuk pada tahun 1962 di Selecta, Malang beberapa tahun silam.

Organda Bali ingin menyelaraskan kembali peranserta dan langkah strategisnya untuk berkontribusi dalam pembangunan menghadapi persaingan tidak sehat, demi mengusung visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali menuju Bali Era Baru.

“Dalam Mukerda ini juga dilakukan pembahasan terkait beberapa permasalahan terkait perijinan, teknologi dan pembiayaan untuk peremajaan armada angkutan dan sosialisasi kebijakan penggunaan aplikasi Mypertamina dalam pengisian bahan bakar untuk operasionalisasi armada Organda,” kata Ketua Organda Bali, Eddy Dharma Putra yang juga sebagai Koordinator Wilayah III meliputi Bali, NTB dan NTT, Kamis, 30 Juni 2022.

Turut hadir dalam Mukerda tersebut selain pengurus dan Jajaran ORGANDA Provinsi Bali, juga perwakilan Kepala Kepolisian Daerah Provinsi Bali, perwakilan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, Kepala BPTD XII Provinsi Bali, Kepala Cabang PT. Jasa Raharja Provinsi Bali.

“Mukerda ini sebagai sarana komunikasi dan optimalisasi peran Organisasi guna meningkatkan kemajuan Organisasi, juga dilakukan pemutakhiran data anggota masing-masing DPC dan DPU sebagai salah satu barometer keberhasilan kita dalam mengkonsolidasikan anggota pasca pandemi Covid-19,” terang Eddy.
Mukerda yang pelaksanaannya bersamaan dengan Hari Ulang Tahun ORGANDA ke-60 di tahun 2022 ini, mengusung tagline ‘Kolaborasi, Optimalisasi dan Digitalisasi dalam memperkuat Pondasi Indonesia Maju’, Hal ini Mengingat akan dua hal, pertama semangat Integrasi dan konektivitas transportasi tidak akan terwujud tanpa unsur tersebut. Kedua hal yang penting juga adalah pentingnya kita menjaga kebersamaan dalam industri jasa transportasi jalan yang saling melengkapi satu sama lainnya dalam menggapai peluang diera endemi.

Baca Juga :
Festival Layang-Layang Telan Korban: Bocah Tewas Tertimpa Layangan Raksasa

Selain itu, juga diagendakan pembahasan terkait masih banyak beroperasinya mobil travel ‘plat hitam’ yang menjadi suatu persaingan ‘tidak sehat’ di jasa antar jemput antar penumpang (AJAP). Juga dilakukan sosialisasi menjelang diwajibkannya pemakaian aplikasi Mypertamina dalam pengisian bahan bakar bakar serta menata peremajaan armada bus yang harus menyesuaikan visi ‘go green’ dan terkait kemudahan mekanisme pembiayaannya (financing).

 

Pewarta : Hidayat