Jpeg

Klungkung ( Metrobali.com )-

Apes minimpa seorang pemuda meninggal dunia dan tiga lainnya berhasil diselamatkan saat mandi pada “Banyupinaruh” di pantai Gua Lawah, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Klungkung. Banyupinaruh merupakan rangkaian hari suci Saraswati lahirnya Ilmu Pengetahuan, Minggu pagi (22/1/2017) pukul 07.00 Wita.

Peristiwa terjadi saat Kadek Ariana (17), warga Banjar Pangi, Dusun Blatung, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung bersama dengan 8 orang rekannya hendak mandi / melukat dalam rangka banyu pinaruh dan sesampainya di pantai korban dengan menggunakan singlet putih dan celana boxer hitam bersama rekannya mandi dan tidak lama korban bersama 3 orang lainnya terseret ombak ke tengah karena tidak bisa berenang. Beruntung 2 orang dapat di tarik oleh temennya yang lain sedangkan korban tidak dapat ditarik karena sudah di telan ombak yang besar, kemudian 3 korban yang sudah dalam kondisi lemas dilarikan ke RSUD Klungkung menggunakan Kijang 02 Polsek Dawan untuk mendapatkan penanganan mengingat dari mulut korban sudah mengeluarkan busa dan lemas.

“Tiba-tiba datang ombak besar saya bersama 2 rekan terseret arus dsn bisa menyelamat diri, namun korban tenggelam dan terbawa arus ” kata Putu Budiasa (18) yang selamat saat ditemui di rumah sakit.

Budiasa yang mengaku  warga Banjar Pakel, Desa Gegelang, Kecamatan Manggis, Karangasem ini mengatakan selain dirinya, dua rekan korban yang selamat adalah I Kadek Eka Jaya (18) warga Banjar Pakel, Desa Gegelang, Kecamatan Manggis, Karangasem dan I Gede Sriawan (18) warga Desa Pesingahan, Kecamatan Dawan, Klungkung.

Dari imformasi menyebutkan Tim evakuasi dari BPBD Klungkung begitu mendapat informasi langsung ke lokasi kejadian dan melakukan koordinasi dengan Anggota Polsek Dawan dan warga setempat. Tim melakukan upaya pencarian menggunakan perahu. Sementara Ambulance dan tenaga medis disiapkan.

Baca Juga :
Korban jiwa erupsi Semeru jadi 14 orang dan 56 orang terluka

Sikira pukul 09.00 Wita korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dan langsung dilarikan ke rumah sakit klungkung. Tampak banyak warga yang datang ke IGD. Ibu korban Ni Nyoman Kartini (35) menangis histeris yang dipangku Wayan Wenten ( ayah korban ).

” Ya sekira pukul 09.00 wita korban atas nama Kadek Ariana sudah ditemukan,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klungkung Putu Widiada, Minggu (22/1).

Widiada mengatakan Kadek Ariana terseret arus saat mandi di Pantai Gua Lawah, pagi tadi. Tiga rekannya yang juga terseret arus di pantai itu berhasil diselamatkan.

Menurutnya, musibah itu diduga disebabkan korban kurang berhati-hati saat mandi di pantai yang belakangan ini kurang bersahabat akibat cuaca buruk. “Kita imbau warga lebih waspada saat berada di pantai,” ujar Putu Widiada. SUS-MB