Denpasar (Metrobali.com)-

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Hindu Muda Indonesia menggelar aksi  keprihatinan dan penggalangan dana di depan Kampus Universitas Udayana, Sudirman, Denpasar.

Mereka mengedarkan kotak bantuan kepada para pengguna jalan yang melintas. Mashasiswa juga menyebarkan pernyataan sikap atas kerusuhan di Lampung Selatan.

“Kami menyerukan masyarakat Bali untuk membantu secara finansial saudara kita yang masih di pengungsian,” kata koordinator aksi Ni Made Suryantini, Sabtu (3/11)

Yang lebih penting saat ini, kata dia adalah kepedulian donasi bagi para pengungsi yang masih bertahan dibarak-barak pengungsian di Lampung.

Dari dana yang berhasil dimobilisasi nantinya disalurkan kepada para korban.

Rencananya, penggalangan dana ini akan terus dilakukan selama masih banyak masyarakat Bali di Lampung yang berada di pengungsian.

Dalam orasinya, mahasiswa yang mengenakan pakaian adat Bali itu mendesak pemerintah turun tangan membantu warga Bali yang saat ini jadi korban.

“Kami meminta aparat terkait mengusut tuntas pihak yang menjadi provokator kerusuhan di Lampung,” tegasnya.

Mahasiswa juga menyayangkan masih banyak masyarakat mudah terprovokasi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Kami prihatin karena masih banyak pihak-pihak yang belum memiliki jiwa toleransi dan nasionalisme, belum memahami nilai-nilai pancasila dan Bhineka Tunggal Ika,” tutupnya. BOB-MB

Baca Juga :
Disuntik vaksin COVID-19, Raffi Ahmad acungkan jempol