Legislator PSI Emiliana Sri Wahjuni Dukung Penuh Pemkot Denpasar Percepat Vaksinasi Covid-19 untuk Anak Usia 6-11 Tahun, Dosis Kedua Diharapkan Selesai Januari Ini

single-image

Foto: Anggota DPRD Kota Denpasar dari PSI, Emiliana Sri Wahjuni.

Denpasar (Metrobali.com)-

Anggota DPRD Kota Denpasar Emiliana Sri Wahjuni mengapresiasi dan mendukung penuh upaya dan langkah Pemerintah Kota (Pemko) Denpasar secara berkelanjutan terus mengupayakan percepatan vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun. Sejak dilaksanakan Kick Off pada 15 Desember lalu, kini cakupan vaksinasi anak tersebut telah melampaui target untuk vaksinasi dosis pertama.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Denpasar per Selasa (28/12/2021, diketahui sebanyak 69.391 anak telah menerima vaksin dosis pertama. Jumlah itu sudah sekitar 109,12 persen Jika dilihat dari target yang ditetapkan yakni 63.594 orang, dengan catatan pelaksanaan vaksinasi harian mencapai 9 ribu lebih.

“Salut ya Pemkot Denpasar sudah bergerak cepat menuntaskan vaksinasi anak dosis pertama. Tentunya ini bisa lebih memberikan rasa nyaman bagi orang tua untuk melindungi anak-anaknya dari Covid-19, kata Emiliana Sri Wahjuni, Selasa (4/1/2022).

Kader perempuan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini lantas berharap vaksinasi Covid-19 tahap kedua atau dosis kedua bagi anak usia 6-11 tahun dapat segera dituntaskan jika memungkinkan di bulan Januari 2022 atau paling lambat awal Februari 2022.

“Kalau bisa lebih cepat selesai lebih bagus,” harap Anggota Komisi IV DPRD Kota Denpasar yang membidangi kesehatan, pendidikan, pemuda dan olahraga, pemberdayaan perempuan, sosial dan tenaga kerja, kebersihan dan pertamanan, pariwisata dan lain-lain ini.

Terlebih pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-11 tahun ini merupakan upaya untuk menciptakan kekebalan komunal terlebih pembelajaran tatap muka sudah berjalan dan dimana sebelumnya anak usia 12-17 tahun telah terlebih dahulu tuntas mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Wakil rakyat yang akrab disapa Sis Emil ini menegaskan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 memang harus menjadi prioritas dan harus terus digencarkan sebagai upaya menjaga stabilitas kesehatan masyarakat di masa pandemi.

Baca Juga :
Desa Peguyangan Kaja Jadi Pusat Pembenihan Lele di Bali

Tentu harapannya setelah herd immunity (kekebalan kelompok) masyarakat terbentuk maka diharapkan dapat mendukung dibukanya sektor pendidikan, perekonomian dan pariwisata yang aman dari penularan pandemi Covid-19.

Sekretaris Fraksi NasDem-PSI DPRD Kota Denpasar Emiliana Sri Wahjuni terus mengajak warga Denpasar untuk saling menjaga dan mengingatkan penerapan prokes 5M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan serta membatasi mobilisasi dan interaksi.

“Saya jaga kamu, kamu jaga saya, pemerintah harus lebih peduli warga. Saya peduli kamu, kamu peduli saya, saya sayang kamu , kamu sayang saya. Itu harus terus kita ingatkan dan edukasi. Jangan sampai punah akibat kita abai dan lengah dalam melawan Covid-19,” papar ibu dari dua orang putri ini.

 

Sis Emil juga mengingatkan Pemkot Denpasar melalui Dinas Kesehatan dan sinergi dengan stakeholder terkait agar tidak kendor melakukan upaya 3T yakni Testing, Tracing dan Treatment untuk mencegah penularan Covid-19.

“Upaya 3T wajib terus gasspol, jangan kasi kendor, kalau kendor ya bahaya,” pungkas wakil rakyat yang dikenal merakyat, penuh ide-ide kreatif dan punya banyak program positif pemberdayaan masyarakat di Rumah Kreatif Emiliana Sri Wahjuni di Kerta Dalem Mansion, Desa Sidakarya, Kecamatan Denpasar Selatan ini.

Sebelumnya Kepada Dinas Kesehatan Kota Denpasar, Ni Luh Putu Sri Armini didampingi Jubir Satgas Covid 19 Kota Dewa Gede Rai mengungkapkan terlampauinya target vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun ini tidak lepas dari komitmen dan upaya bersama seluruh jajaran Pemkot Denpasar.

Mulai dari Fasyankes, Sekolah, Perbekel/Lurah serta OPD di lingkungan Pemkot Denpasar. Sehingga cakupan target vaksinasi terus bertambah.

“Jadi lini terdepan terus gencar sosialisasi dan memberikan pemahaman kepada anak-anak, sehingga anak-anak antusias untuk mengikuti vaksinasi,” jelasnya. (dan)

Bagikan :

Leave a Comment

Your email address will not be published.