Komisi IV DPRD Badung yang dipimpin Ketuanya Made Suwardana turun langsung ke Bali Agung dan Karang Dadem Tua untuk mengecek layak tidaknya diajukan sebagai desa adat.

 

Badung, (Metrobali.com)

Komisi IV DPRD Badung, Rabu (20/4) melakukan kunjungan lapangan ke Desa Adat Bale Agung, Desa Cemagi, Mengwi dan Desa Adat Karang Dalem Tua, Desa Bongkasa Pertiwi, Abiansemal. Kunjungan tersebut merupakan langkah lanjutan dari Dewan terkait pengajuan pendaftaran Desa Adat Bale Agung dan Desa Adat Karang Dalem Tua menjadi desa adat yang sah dan definitif.

Kunjungan dipimpin Ketua Komisi IV Made Suwardana didampingi anggota Nyoman Dirgayusa, Luh Putu Gede Rara Hita Sukma Dewi, Wayan Edy Sanjaya, Ni Ketut Suweni, Luh Gede Sri Mediastuti serta Kadisbud Badung Made Sudarwitha dan prajuru masing-masing desa adat.

Made Suwardana saat kunjungan mengatakan, sebelumnya prajuru desa adat masing-masing sudah ke Dewan. Sekarang, waktunya Dewanlah yang melakukan kunjungan ke lapangan untuk memastikan langsung dua desa adat tersebut layak untuk diberikan rekomendasi oleh Dewan. “Kami turun ke lapangan mengecek apakah benar sudah ada sesuai administrasi, biar ke depannya tidak ada permasalahan lagi,” ujarnya.

Langkah ini kata politisi asal Desa Kapal, Mengwi itu merupakan proses dari desa adat tercecer agar bisa segera diajukan ke provinsi. Karena syarat secara administrasi sudah lengkap, kunjungan lapangan dianggap penting untuk Dewan bisa memberi rekomendasi. “Nanti setelah ada rekomendasi Dewan dan rekomendasi Bupati, baru bisa diajukan ke provinsi,” katanya.

Berdasarkan kunjungannya ke masing-masing desa adat, pihaknya melihat dua desa adat tersebut sudah layak untuk menjadi desa adat yang sah. “Saya rasa syarat sudah lengkap. Kita juga sudah melihat desa-desa pendamping dan desa induk. Jadi tidak ada masalah, dan tidak ada alasan kita untuk tidak memberi rekomendasi,” paparnya. (RED-MB)

Baca Juga :
Wawali Arya Wibawa Buka Pameran Filateli Denphex 2021, Bangkitkan Minat Nilai Filatelis di Kalangan Milenial