Tabanan (Metrobali.com)-

 

 Populerkan IKM/UMKM Tabanan Ketua Dekranasda Tabanan Ny. Rai Wahyuni Sanjaya, S.H ciptakan inovasi dengan melakukan launching pojok IKM Dekranasda yang dibuka pada Kamis (12/5), sekaligus menutup Pameran IKM Kuliner Bali Bangkit Tahap 3, di Lobi Kantor Bupati Tabanan.

Turut hadir dalam acara tersebut, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M, Wakil Bupati Tabanan, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda dan Para Asisten Setda, Para Kepala OPD dan Kepala bagian di lingkungan Setda, Kepala Bank BPD Bali Cabang Tabanan, Ketua GOW dan Ketua DWP Kabupaten Tabanan, dan juga diramaikan oleh para peserta pameran kuliner IKM Bali Bangkit Tahap 3 Kabupaten Tabanan.

Dampak Pandemi Covid-19 telah merambah ke berbagai sektor ekonomi terutama pada Industri Kecil Menengah (IKM). Selain harus tetap bertahan, inovasi terbaru juga sangat dibutuhkan untuk mampu berjuang pada kondisi ini, salah satunya perubahan pola konsumsi barang dan jasa dari Offline ke Online. Hal ini tentunya membutuhkan dukungan berbagai program pengembangan hingga promosi produk dari pemerintah, selain itu pelaksanaan monitoring dan evaluasi yang berlangsung secara berkelanjutan juga menjadi bagian penting dalam mencari solusi dari kendala yang dihadapi hiingga mampu memberi motivasi dalam meningkatkan daya saing produk kerajinan Tabanan.

Sementara itu, untuk membangkitkan kembali industri kerajinan di kabupaten Tabanan, Dekranasda menekankan tugas dan fungsinya sebagai mitra strategis pemerintah untuk menggali, melindungi, melestarikan, membina dan mengembangkan seni kerajinan berbasis warisan nilai budaya bangsa, demi kesejahteraan pengrajin di Kabupaten Tabanan. Untuk itu, Dekranasda wujudkan kreatifitas dan inovasi dengan diresmikannya “Pojok IKM Dekranasda” di lobi kantor Bupati Tabanan.

Dalam hal ini, Bupati Tabanan, Sanjaya, memberikan apresiasi yang sangat baik terhadap keberlangsungan acara. “Ini merupakan peluang bagi para IKM untuk lebih memperkenalkan dan memasarkan produknya kepada masyarakat luas. Saya berharap, Pojok IKM Dekranasda ini tidak hanya ada di lobi kantor Bupati, tapi kedepannya ada di tempat umum seperti di mall, bandara, bank atau tempat lain yang ramai dikunjungi masyarakat” Pungkas Sanjaya.

Baca Juga :
Jelang Pertemuan IMF-WB, Annual Meetings 2018 Menko Kemaritiman Cek Kesiapan Pengamanan

Lebih lanjut, pihaknya juga mengapresiasi terhadap komitmen, pertisipasi dan dukungan peserta dan seluruh perangkat daerah atas penyelenggaraan Pameran Kuliner IKM Bali Bangkit Tahap 3 yang diikuti oleh Kabupaten Tabanan pada 15-28 April lalu di Art Center Denpasar. Hal itu sebagai bentuk dukungan kabupaten Tabanan terhadap program-program yang telah digagas oleh Ketua Dekranasda Provinsi Bali, sekaligus sebagai ajang promosi dalam memperkenalkan cita rasa kuliner khas kabupaten Tabanan kepada masyarakat luas.Hal tersebut ditekankan Pemkab Tabanan dengan memberikan sertifikat kepada para pelaku usaha dan peserta Pameran Kuliner IKM Bali Bangkit sebagai ungkapan terima kasih sekaligus menambah semangat untuk terus maju, bersama-sama dalam membangun Tabanan.

Dengan adanya inovasi ini, munculnya wirausaha secara tidak langsung akan menggeliatkan kembali perekonomian. “Pemkab Tabanan juga senantiasa berupaya untuk mencurahkan perhatian terhadap 3 hal, yaitu produksi, distribusi, dan pemasaran produk-produk unggulan Tabanan, agar sesuai dengan Visi Tabanan, di mana penguatan IKM adalah salah satu perwujudan dari Tabanan Era Baru yang “Unggul” yaitu pembangunan masyarakat Tabanan yang memiliki kemampuan dan berdaya saing tinggi di segala bidang kehidupan” kata Sanjaya lebih lanjut.

Ny. Rai Sanjaya memaparkan bahwa, Inovasi seperti ini diciptakan guna membantu para UKM Lokal, serta diharapkan dapat berkontribusi positif terhadap pengenalan dan pemasaran produk IKM Kabupaten Tabanan kepada masyarakat luas khususnya tamu yang berkunjung ke Pemerintah Kabupaten Tabanan. “Sebanyak 10 pengrajin hadir dengan klasifikasi produk seperti keramik, gerabah, besi/logam, ukiran kayu, bambu, dupa dan aroma terapi, serta kerajinan berbahan koran dan kerang, batok kelapa serta pakaian jadi. Nantinya akan dilakukan sistem bergilir dengan jangka waktu pergantian setiap 3 bulan, kami usahakan untuk semua pengrajin di kabupaten Tabanan kami tampilkan di sini” paparnya.

Baca Juga :
Polda Metro Tetapkan Dirjen Daglu Non-Aktif Tersangka

Pihaknya juga mengungkapkan, karena di daerah pertanian dan masuk dalam wilayah agraris, maka mayoritas produk yang ditampilkan nantinya adalah kuliner. “Karena memang daerah agraris, jadi yang banyak memang kuliner dan kerajinan keramik. Di tahun ini juga kita sudah mulai adakan pelatihan digitalisasi, bagaimana nantinya pengusaha kecil dapat mempromosikan produknya dan juga bertransaksi secara digital” ungkap Ny. Rai Sanjaya. Pihaknya juga mengakui, inovasi ini dilakukan karena terinspirasi dari Ketua Dekranasda Provinsi Bali dalam membangkitkan ekonomi Bali. “Saya melihat banyak inspirasi untuk membangkitkan para IKM di masa pandemi, dan kami aplikasikan di sini, di skala kabupaten dan membantu sekali” tambahnya.

Dibuka mulai pukul  09.30 pagi ini, salah satu pelaku usaha ungkapkan terima kasihnya atas dukungan dan perhatian langsung pemerintah terhadap pelaku usaha kecil. “ini merupakan kesempatan yang sangat baik bisa memperkenalkan produk kami sampai di sini. Perhatian langsung dari pemerintah serta dukungan promosi menjadi angin segar yang dibutuhkan bagi para pelaku usaha kecil, dan kami sangat berterima kasih diberikan kesempatan seperti ini” ungkapnya.

 

Sumber : Humas Pemkab Tabanan