Bule Gaek Australia Tewas di Kamar Hotel di Kuta, Badung

Kuta (Metrobali.com)-

Lagi, warga asing meninggal saat menginap di sebuah hotel di kawasan Kuta, Badung pada Selasa (6/3) sekira pukul 21.45 wita.
“Korban tewas karena faktor umur juga dan dari keterangan istrinya, korban tidak ada gangguan apa-apa hanya perokok berat. Dan sebelum ke Bali korban sempat periksa dan dikasi obat katanya kibat perokok berat. Sudah diberitahu oleh istrinya supaya korban berhenti merokok tapi korban orangnya keras,” kata Kapolsek Kuta Kompol Nyoman Wirajaya, Rabu (7/3).
Diketahui identitas korban, katanya atas nama Frank Robert Sutton (80) warga Sydney, Australia kelahiran 31 Maret 1938. Pria yang bernomor Pass port : PA4675980, ini menginap di Hotel Bali Mandira kamar No. 208, Jalan Padma No. 2 Legian, Kuta Badung.
Sementara identitas istri korban Judith Anne Sutton (79). Berdasarkan keterangan istrinya katanya, kondisi terakhir korban saat ditemukan tertidur diatas tempat tidur dalam posisi tengadah. Menggunakan baju kemeja warna biru. Memakai celana panjang kain warna abu-abu.
“Pada bagian tubuh luar tidak ditemukan ada tanda-tanda kekerasan. Kita simpulkan korban meninggal karena sakit,” ungkap mantan Kapolsek Ubud, Gianyar ini.
Kronologis kejadian berdasarkan keterangan saksi lainnya, katanya, sekitar pukul 21.45 wita, salah seorang staf bagian House keeping pada saat lewat di depan kamar 208, menerima laporan dari tamu  (istri korban) mengatakan suaminya tidak bergerak.
Selanjutnya staf House keeping tersebut menghubungi atasannya. Di TKP katanya, sempat dilakukan pengecekan nadi namun tidak dirasakan ada denyut nadi. Kemudian diputuskan menghubungi tim medis di RS Siloam Kuta, dan pukul 22.10 wita tim medis tiba di hotel dan langsung mengecek korban dengan melakukan pengecekan denyut Nadi, denyut jantung dan pupil sudah lebar (sudah mati otak).
“Dan akhirnya pada pukul 22.20, dr. Kris menyatakan korban sudah meninggal dunia sekitar 30 menit lalu,” imbuhnya seraya menambahkan korban cek ini tanggal 4 Maret 2018 dan berencana cek out tanggal 11 Maret 2018  mendatang. SIA-MB
Baca Juga :
Polda Jatim tegaskan tak ada rasisme terhadap mahasiswa Papua