Di bulan Januari 2018 ini, kapal pesiar MV. Genting Dream Cruise untuk kedua kalinya merapat dan berlabuh di pelabuhan Celukan Bawang/MB

Buleleng, (Metrobali.com) –

Di bulan Januari 2018 ini, kapal pesiar MV. Genting Dream Cruise untuk kedua kalinya merapat dan berlabuh di pelabuhan Celukan Bawang. Sebanyak 635 orang lebih wisatawan turun kedarat dan berwisata di Kabupaten Buleleng, malahan beberapa diantaranya merequest wisata belanja.
Kapal pesiar jumbo dengan ukuran 335 Meter dengan nama lambung MV. Genting Dream Cruise yang merapat dan berlabuh di dermaga III Pelabuhan Laut Celukan Bawang Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali ini, dinakhodai Capten Peder Sven- Olof Nilsson. Kapal ini membawa 2.457 passanger dan 1.855 anak buah kapal (ABK). Dari 2.457 penumpang, sebanyak 635 wisatawan asing melakukan tour dengan menggunakan 34 bus yang disediakan oleh Intercruise travel dan sisanya memanfaatkan jasa freelance dengan 120 armada. “Kali ini ratusan wisatawan tersebut hanya melancong ke Ulun Danu, Wanagiri dan Krisna Oleh-oleh. Mengingat factor cuaca yang tidak menentu, maka pihak tour agen tidak melakukan kunjungan ke Pulau Menjangan untuk melakukan snorkling ataupun diving” urai Kepala Dinas Pariwisata Buleleng, Ir. Nyoman Sutrisna,MM, Rabu (24/1)
Iapun mengungkapkan bahwa para wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Buleleng, kali ini meminta rekomendasi tempat berbelanja oleh-oleh khas Bali yang nantinya untuk dibawa pulang kenegaranya. Terhadap permintaan para wisatawan ini, dengan segera pihak General Agen MV. Genting Dream Bimo Cahyono menginformasikan kepada Dinas Pariwisata Buleleng agar nantinya mengiventarisir tempat-tempat berbelanja diseputaran kawasan Kecamatan Gerokgak dan tempat lainnya. Sehingga wisatawan dapat membelanjakan uang mereka untuk membeli cindera mata sebagai oleh-oleh. “Sebenarnya, di areal pelabuhan laut Celukan Bawang telah berjejer beberapa artshop yang menawarkan sejumlah souvenir” ucap Sutrisna.”Namun yang diinginkan para wisatawan adalah proses pembuatan hingga siap dipasarkan” ujarnya menerangkan.
Lebih lanjut Sutrisna mengatakan pihaknya akan mengiventarisir tempat-tempat berbelanja yang cocok dikunjungi wisatawan untuk berbelanja oleh-oleh maupun melihat proses pembuatan suatu produk. baik yang berada di wilayah Kota Singaraja maupun di Kecamatan Gerokgak.”Kami bekerjasama dengan tour agen, akan mencoba menjajaki tempat budidaya mutiara yang berada di Desa Penyabangan. Sehingga kedepannya nanti, para wisatawan yang datang bisa diarahkan untuk berkunjung kelokasi budidaya, guna melihat proses budidaya dan melihat mutiara yang siap dipasarkan pada showroom mutiara di desa Penyabangan” jelas Sutrisna.
Secara terpisah, Camat Gerokgak Putu Ariadi Pribadi mengatakan, terkait dengan permintaan para wisatawan yang menginginkan tempat berbelanja dan sekaligus ingin mengetahui proses pembuatannya, maka ia menghimbau kepada pihak management Genting Dream untuk melakukan koordinasi dengan management PT. Atlas yang merupakan salah satu tempat budidaya mutiara,”Kalau sudah mengetahui tempat budidaya mutiara, kedepannya nanti para wisatawan bisa langsung diarahkan ke PT.Atlas” tandasnya.
Agenda kedatangan kapal pesiar ke Kabupaten Buleleng, pada bulan februari dan juga April tidak ada kapal pesiar mendaratkan wisatawan ke Buleleng. Namun, kapal pesiar kembali akan merapat pada bulan Maret, Mei, Juni, Juli, Agustus, September dan Oktober yang masing-masing akan berkunjung sebulan sekali. GS-MB

Baca Juga :
Polda Bali Imbau Klub "Moge" Tertib Berlalulintas