Jembrana (Metrobali.com)-
Pencarian terhadap korban tenggelam karena terseret ombak Pantai Yehsumbul oleh tim gabungan dan masyarakat akhirnya membuahkan hasil. Korban, Ari Budianto (22) warga Desa Yehsumbul, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Dari informasi, korban ditemukan Wagiman (52) bersama dua orang temannya. Ketiganya warga Desa Yehsumbul ini ikut serta melakukan pencarian bersama tim gabungan dengan menggunakan jukung miliknya.
Pencarian di hari ketiga, Sabtu (13/8/2022) oleh Tim gabungan melibatkan warga (Wagiman dan dua orang temannya) dimulai pukul 08.00. Pencarian dilakukan mengarah ke arah timur menuju Pantai Pekutatan dari tempat kejadian di Pantai Yehsumbul, Desa Yehsumbul.
Memasuki pukul 12.00, pada jarak sekitar 4 mil dari bibir Pantai Yeh Lebah, Desa Pekutatan, Wagiman bersama dua orang temannya melihat mayat korban mengambang pada kedalaman 20 meter. Korban ditemukan tertelungkup tanpa menggunakan pakaian dan hanya memakai celana boxer warna abu-abu.
Selanjutnya mayat korban dinaikkan ke jukung milik Wagiman dan kemudian dibawa ke Pantai Yehsumbul untuk diserahkan kepada Tim gabungan.
Kapolsek Mendoyo AKP Putu Suarmadi seizin Kapolres Jembrana, Sabtu (13/8/2022) membenarkan bahwa korban tenggelam telah ditemukan. Dan dari hasil pemeriksaan oleh tim medis Puskesmas 2 Mendoyo bersama bersama Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Jembrana, korban murni meninggal karena tenggelam dan kulit wajah dan kedua lengan korban mengelupas.
Diberitakan sebelumnya, korban Ari Budianto (21), warga Desa Yehsumbul, Kecamatan Pekutatan tenggelam setelah terseret ombak Pantai Yehsumbul pada Kamis (11/8/2022) sekitar pukul 14.25 Wita. Korban tenggelam seusai membantu pamannya yang akan melaut. (Komang Tole)
Baca Juga :
WABUP SEDANA ARTA HADIRI RESEPSI PERINGATAN HARI IBU KE-84 DI KAB BANGLI