Qingdao (Metrobali.com) –

Jumlah korban jiwa akibat ledakan pipa saluran minyak di Kota Qingdao, China Timur, telah naik jadi 44 dari 35, kata pemerintah setempat pada Sabtu.

Sebanyak 136 orang lagi telah dirawat di rumah sakit, kata markas pertolongan, sebagaimana dilaporkan Xinhua –yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu pagi. Ditambahkannya, upaya pertolongan terus berlangsung.

Ledakan terjadi pada pukul 10.30 waktu setempat Jumat di Kabupaten Huangdao di Qingdao, setelah minyak bocor dari pipa saluran Sinopec dan mengalir ke jaringan pipa kota praja, saat pekerja sedang memperbaiki pipa saluran minyak tersebut, demikian hasil penyelidikan awal.

Pipa saluran minyak tersebut telah mulai bocor sekitar pukul 03.00 waktu setempat di persimpangan antara Jalan Qinghuangdao dan Jalan Zhaitangdao, kata kantor itu.

Pemerintah kabupaten tersebut telah mengesampingkan serangan teror sebagai penyebab ledakan itu, sementara Pemerintah Keselamatan Kerja Negara telah mengirim tim ke lokasi untuk membimbing upaya pertolongan.

Sebanyak 1.000 meter persegi permukaan jalan tertutup minyak yang bocor di Jalan Zhaitangdao. Sebagian minyak itu telah merembes ke Teluk Jiaozhou melalui pipa saluran air hujan, dan 3.000 meter persegi air laut tercemar minyak, kata markas pertolongan. (Ant/Xinhua-OANA)

 

Baca Juga :
Daftar ke KPU, Berkas Paket "AS" Belum Lengkap