Konsumen Perancis Minati Produk Kerajinan Topeng Bali

single-image

topeng bali

Gianyar (Metrobali.com)-

Masyarakat Perancis tertarik membeli aneka jenis karya seni topeng khas daerah Sukawati, Gianyar, Bali karena gaya ukiran dan pernak perniknya sangat seni dan menarik dipandang mata.

“Perancis menjadi konsumen terbesar kami di Benua Eropa, selain beberapa negara seperti Jepang dan Amerika Serikat yang juga senang ukiran topeng sukawati,” kata Wayan Margi, salah seorang pengrajin topeng Bali asal Sukawati, Rabu (24/6).

Ia mengatakan, kerajinan topeng Bali memang memiliki daya tarik tersendiri, sehingga banyak dipajang di dinding rumah juga dipakai pelaku seni dalam pementasan kesenian tradisi seperti tari Topeng dan Bondres yang digemari masyarakat Bali.

“Banyak wisatawan Eropa yang menyaksikan tarian topeng, akhirnya tertarik membeli perlengkapan topeng yang dipakai para seniman Bali un tuk dibawa ke negaranya,” kata dia.

Selain itu, untuk meningkatkan penjualan kerajinan topeng juga melakukan kerja sama dengan eksportir untuk mengirim hasil karya seni tersebut ke luar negeri.

“Kami juga memajang hasil kerajinan topeng di beberapa pasar seni di beberapa kabupaten terutama Gianyar, Badung dan Kota Denpasar,” ujarnya.

Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat, perdagangan ekspor hasil kerajinan dan mata dagangan nonmigas Bali ke Perancis seharga 6,5 juta dolar AS, nilai terbesar diantara pembeli di negara kawasan Eropa, selama periode Januari-Maret 2015.

Hasil kerajinan Bali selama catur wulan I-2015 menghasilkan devisa senilai 68,47 juta dolar AS atau 42,09 persen dari total ekspor Bali secara keseluruhan.

“Nilai devisa yang dihasilkan pada catur wulan I-2015 tersebut mengalami penurunan 13,04 persen dibandingkan catur wulan yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 78,74 juta dolar AS,” ujarnya.

Negara Perancis menempati urutan kelima pembeli terbesar aneka barang nonmigas Bali, setelah Amerika Serikat (AS) yang tertinggi seharga 26,5 juta dolar, menyusul Jepang bernilai 12,2 juta dolar, Singapura 10,9 juta dolar dan Australia 9,2 juta dolar AS. AN-MB

Bagikan :
Baca Juga :
Bupati Suwirta Hadiri Pameran Produk PKM Petani Lebah Madu Kele

Leave a Comment

Your email address will not be published.

xnxxhd xxx18 hdxxxx xnxx hd