Sanur (Metrobali.com)-

Ketua DPP Partai Demokrat Tri Yulianto mengatakan ketua harian yang akan ditunjuk oleh Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono harus satu tarikan nafas, yakni satu tujuan dengan ketua umum.

“Ketua Harian, Sekretaris Jenderal harus selaras, seirama dan satu tarikan nafas dengan Ketua Umum dalam menjalankan tugas-tugas partai,” kata Tri Yulianto di Inna Grand Bali Beach Hotel, Sanur, Denpasar, Bali, Sabtu (3/3).

Tri menyebutkan orang yang memiliki satu tarikan nafas tersebut adalah mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Hadi Utomo.

“Hadi Utomo adalah orang yang pas, seirama dengan SBY. Tak hanya itu, dia juga adalah simbol perekat partai,” kata anggota Komisi VII DPR itu.

Dia juga meyakini seluruh pengurus dan kader Partai Demokrat akan sepakat bila ketua harian adalah Hadi Utomo.

Terkait, 14 nama calon yang disodorkan Majelis Tinggi kepada seluruh Ketua DPD, Tri mengatakan boleh-boleh saja karena hal tersebut adalah aspirasi kader.

“14 nama calon ketua harian itu silahkan saja dimasukkan, itu aspirasi. Tapi Ketua Umum punya hak prerogratif untuk menunjuk Ketua Harian,” katanya.

Tri menilai bila Hadi Utomo yang ditunjuk, bisa dipastikan, apa yang disampaikan oleh SBY saat pidato politik pertamanya akan diikuti dan dijalankan oleh seluruh kader.

Disamping itu, Tri melanjutkan, Hadi Utomo tak memiliki kepentingan lain bila dipercaya oleh SBY.

“Hadi Utomo adalah kader yang memiliki “garis biru”, dalam artian, murni kader Partai Demokrat, sudah lama berjuang bersama-sama dan tidak punya ‘hidden agenda’ (agenda tersembunyi). Resistensinya tidak ada sama sekali bagi seluruh pengurus dan kader,” katanya.

Terkait dengan ditetapkannya SBY sebagai ketua umum, Tri berpendapat elektabilitas Partai Demokrat akan naik walau hanya sementara, sekitar 1,5 tahun.

Baca Juga :
Twitter Umumkan Cara Baru Mencari dan Menyaksikan Siaran Periscope

“Insya Allah dan tidak muluk-muluk, target perolehan suara 30 persen pada Pemilu 2014 bisa dicapai,” ujar Tri. INT-MB