cok rat

Denpasar (Metrobali.com)-

Ketua DPRD Bali Anak Agung Ngurah Oka Ratmadi melakukan pencoblosan Pemilu Legislatif 2014 di tempat pemungutan suara (TPS) 12 Desa Dangin Puri Kauh, Kota Denpasar dengan total pemilih sebanyak 313 orang.

Oka Ratmadi dengan berpakaian adat Bali, berbaju batik merah dan kain hitam sebagai pemilih dengan nomor urut 268, mendatangi TPS di Banjar (Dusun) Belaluan Sadmerta Kota Denpasar sekitar pukul 11.00 Wita.

Kedatangan Oka Ratmadi hanya dikawal oleh ajudannya, sedangkan istrinya Ida Ayu Manik terlebih dahulu melakukan pencoblosan ke bilik suara.

Di bilik suara Oka Ratmadi agak lama melakukan pencoblosan suara tersebut, karena beberapa kali mengangkat kertas surat suara tersebut.

Seusai melakukan pencoblosan, Oka Ratmadi mengatakan dari sekian kali pemilu legislatif di Indonesia, sejak tahun Pemilu 2009 hak pilih masyarakat secara bebas, tanpa ada campur tangan dari salah satu parpol peserta pemilu.

“Reformasi membawa perubahan besar dalam penyelenggaraan pemilihan umum legislatif. Rakyat secara bebas menggunakan hak pilihnya. Tidak ada lagi intervensi dari parpol tertentu,” ucap tokoh Puri Satria Denpasar.

Ia mengatakan pemilu legislatif kali ini lebih mengedepankan demoktrasi, karena sejak diberlakukan sistem porposional terbuka oleh penyelenggara pemilu, yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU), rakyat akan lebih mengenal tokoh dibanding parpolnya.

“Masyarakat sudah semakin cerdas menentukan pilihannya pada Pemilu Legislatif tersebut. Sekarang yang dipilih pasti tokoh-tokoh masyarakat yang dikenal. Artinya mereka tidak saja mengenal parpol saja,” ucap Oka Ratmadi yang juga Ketua DPD PDIP Bali itu.

Di TPS 12 Banjar Belaluan Sadmerta Denpasar ini ada sedikit keistimewaan, karena sejumlah tokoh politik melakukan pencoblosan di TPS tersebut.

Antara lain Oka Ratmadi dari tokoh PDIP, Ketua Suwandi wakil DPD Partai Golkar Bali, Anak Agung Bima Wikrama (Partai Demokrat), Putu Oka Mahendra calon legislatif Partai Golkar, Ida Ayu Manik Caleg PDIP dan Anak Agung Ngurah Pupayoga (PDIP).

Dengan demikian persaingan untuk mendapatkan pemilih di TPS 12 dan TPS 11 yang merupakan satu banjar tersebut akan cukup ketat pada Pemilu Legislatif ini. AN-MB