Jembrana (Metrobali.com)-

Kasus kepruk kaca mobil terjadi di Kabupaten Jembana. Uang sebanyak Rp.70 juta milik Dahana (54) seorang PNS di BKP SDM Pemkab Jembrana raib digondol pelaku.

Kejadian kepruk kaca terjadi di Jalan Gatot Subroto, Kota Negara sekitar pukul 12.45 Wita.

Dari informasi korban Dahana (54) dari Lingkungan Terusan, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara ini mengambil uang di Bank BPD Cabang Negara.

Sebelum pulang, korban sempat singgah di rumah makan Barokah, milik ponakan istrinya, Sujati Ningsih (46) di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Banjar Tengah, Kecamatan Negara.

Sebelum makan, korban Dahana memarkirkan mobil yang dikendarai Avanza warna putih DK-1339-QD sekitar 50 meter ke arah barat dari rumah makan Barokah.

Seusai makan, korban Dahana kembali ke mobil dan mendapati kaca depan sebelah kanan samping sopir, pecah. Selain itu korban juga mendapati uang yang ditaruh di laci dashboard depan juga raib.

Sementara dari penuturan istri korban Sujati Ningsih (46), uang yang dibawa suaminya itu sebanyak Rp.70 juta. Uamg itu baru saja diambil di Bank BPD Cabang Negara.

“Habis overbooking. Uangnya maunya untuk membayar tambahan bayar mobil” ujar Ningsih ditemui di tempat kejadian, Selasa (25/8) siang.

Sejumlah warga termasuk korban sempat mendengar bunyi alarm mobil. Namun tidak menduga akan terjadi kejadian kepruk kaca tersebut.

Dikonfirmasi terpisah Selasa (25/8), Kapolres Jembrana AKBP Ketut Gede Adi Wibawa membenarkan adanya kejadian tersebut dan kasusnya masih didalami.

Kapolres juga memghimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada dan berhati-hati. Bilamana melakukan transaksi dalam jumlah besar, jika bisa supaya dilakukan dengan cara non tunai.

Jika pun harus bertransaksi atau mengambil uang dalam jumlah besar masyarakat dihimbau untuk bisa berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mendapatkan pengawalan.

“Jangan malu untuk minta pengawalan. Kami, Polri siap melayani masyarakat” pungkasnya. (Komang Tole)